Kab.Semarang (lingkarjateng.id) – Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, ratusan siswa SD hingga SMA Se-derajat mengikuti lomba Tari Keprajuritan Antar Satuan Pendidikan di Tingkat Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang di RTH Desa Cukil.
Kegiatan tersebut sekaligus memeriahkan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke- 129 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pada Selasa (11/8/2026).
Ketua Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan (Korwilbidikcam) Kecamatan Tengaran, Eko Lesmono mengatakan, bahwa lomba tari keprajuritan tersebut baru kali pertama diselenggarakan di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
“Lomba tari keprajuritan ini memang yang pertama kalinya diselenggarakan di Kecamatan Tengaran. Antusias peserta dan penonton sangat bagus, terbukti kegiatan diikuti oleh ratusan siswa, mulai dari siswa SD, SMP, dan SMA Se-derajat di Kecamatan Tengaran,” kata Eko Lesmono.
Menurut Eko, keberadaan tari keprajuritan di Kabupaten Semarang sudah ada sejak sekitar 10 tahun yang lalu dan terus dilestarikan hingga saat ini. “Tari keprajuritan sebelumnya berdurasi cukup panjang, sampai 30 menit. Kini menjadi lebih singkat sekitar 10 menit saja,” bebernya.
Ia menjelaskan, bahwa tari keprajuritan memiliki makna yang dalam, yakni kegigihan pejuang dalam merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah. “Kami dari Korwilbidikcam mengapresiasi semangat peserta berjumlah 900-an anak mampu tampil semangat,” sebutnya.
Eko Lesmono yang juga Ketua PGRI Kabupaten Semarang itu mengungkapkan data dari panitia, dari 900-an peserta itu berasal dari 42 satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD), tujuh SMP, dan tujuh SMA yang ada di wilayah Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Dia menambahkan, kegiatan tersebut selain dalam rangka menyambut HUT RI Ke-81 juga menjadi ajang melestarikan seni budaya, khususnya tari keprajuritan yang sangat di kenal di masyarakat Kabupaten Semarang.
“Selain dalam rangka menyambut HUT RI Ke-81, kegiatan ini juga menjadi ajang melestarikan seni budaya para leluhur kita di Kabupaten Semarang. Diharapkan bisa memberikan edukasi karakter berbudi luhur untuk anak-anak kita,” imbuhnya.
Selain tari keprajuritan, juga digelar berbagai perlombaan lainnya, seperti lomba voli dengan menggunakan bola raksasa. Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Tengaran, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang, serta Forkopimcam Tengaran, Kabupaten Semarang.***
Jurnalis : Hesty Imaniar
Editor : Redaksi
































