BATANG, Lingkarjateng.id – Kunjungan wisatawan ke Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, meningkat sekitar 10 persen selama libur sekolah.
Kepala Bidang Destinasi dan Usaha Pariwisata Disparpora Kabupaten Batang, Debby Sintya Rengganis, mengatakan Pantai Ujungnegoro masih menjadi salah satu destinasi unggulan yang dikelola Pemerintah Kabupaten Batang.
Pantai Ujungnegoro menawarkan panorama pantai hingga potensi wisata religi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Meski demikian, ia menilai kenaikan kunjungan wisatawan belum terlalu signifikan karena tren wisata masyarakat mulai bergeser ke kawasan pegunungan.
“Kalau dibanding hari-hari biasa memang ada peningkatan sekitar 10 persen, tetapi belum terlalu signifikan karena tren wisata sekarang cenderung bergeser ke kawasan pegunungan,” ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.
Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan, Disparpora telah menyiagakan petugas keselamatan pantai selama masa libur sekolah.
Sementara itu, tarif masuk tetap mengacu pada peraturan daerah, yakni Rp5.000 per orang dengan biaya parkir sepeda motor Rp2.000.
Meski masih menjadi destinasi favorit, Debby mengakui Pantai Ujungnegoro menghadapi sejumlah tantangan. Selain perubahan tren wisata, ancaman abrasi di kawasan Pantura juga menjadi perhatian sehingga pengembangan destinasi perlu terus dilakukan agar tetap diminati wisatawan.
Salah seosatu rang pengunjung asal Pekalongan, Imam (34), menilai Pantai Ujungnegoro memiliki keunggulan dibanding sejumlah pantai lain di pesisir utara Jawa yang terdampak abrasi dan rob.
“Di sini masih ada hamparan pantai sehingga anak-anak masih bisa bermain pasir. Potensi wisatanya juga besar. Kalau ditata dengan baik dan dikelola lebih maksimal, saya yakin bisa menarik lebih banyak wisatawan,” katanya.
Senada, Ida (36), warga Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, mengaku tertarik datang setelah melihat unggahan Pantai Ujungnegoro di media sosial. Namun, setelah kembali berkunjung sekitar 10 tahun sejak kunjungan terakhirnya, ia menilai perubahan fasilitas di kawasan wisata tersebut belum terlalu terlihat.
“Masih hampir sama seperti dulu. Saya berharap ada penambahan fasilitas, terutama area bermain anak atau playground di sekitar pantai supaya wisatawan lebih nyaman dan tertarik datang kembali,” ungkapnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa






























