TEGAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Tegal menggelar puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Alun-Alun Kota Tegal, Rabu, 10 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, jajaran Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, pelaku usaha, komunitas lingkungan, pelajar, serta sejumlah tamu undangan.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga.
“Saya tidak percaya seseorang mengaku cinta lingkungan jika belum mencintai rumahnya sendiri. Kebersihan harus dimulai dari kamar mandi, kamar pribadi, rumah, kemudian lingkungan sekitar. Dari situlah budaya peduli lingkungan akan terbentuk,” tegas Dedy Yon.
Menurutnya, pendidikan lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini, termasuk membiasakan anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan serta memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Dedy Yon juga meminta seluruh perangkat daerah, sekolah, dan instansi pemerintah menyediakan fasilitas pemilahan sampah organik, anorganik, dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Selain itu, ia mendorong peningkatan ruang terbuka hijau serta gerakan penanaman pohon guna menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DLH Kota Tegal, Yuli Prasetya, menjelaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Stop Climate Change, Saatnya Sekarang Berbuat Nyata untuk Iklim”. Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Salah satu program unggulan yang dijalankan yakni Gerakan Gropyokan Nangani lan Beresi Sampah yang mulai dilaksanakan sejak 30 April 2026. Program ini melibatkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, kepala puskesmas, camat, lurah, hingga berbagai elemen masyarakat yang berperan mengedukasi warga terkait pemilahan dan pengolahan sampah dari tingkat rumah tangga.
“Sebanyak 210 penggerak perubahan telah dilatih terkait komunikasi efektif dan pengelolaan sampah rumah tangga. Selain itu, 26 dari 27 kelurahan telah melaksanakan launching program di wilayah masing-masing,” ujar Yuli.
Selain melibatkan masyarakat, program peduli lingkungan juga menyasar kalangan pelajar. Para siswa didorong untuk membuat komposter yang kemudian disalurkan kepada masyarakat sebagai sarana pengolahan sampah organik.
Berbagai kompetisi turut digelar untuk meningkatkan kepedulian lingkungan, di antaranya lomba Rumah Asri, lomba Video AI Gropyokan Nangani lan Beresi Sampah, serta penilaian Sekolah Adiwiyata.
Yuli berharap kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan terus tumbuh dan menjadi budaya yang mengakar.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan kondisi lingkungan Kota Tegal yang hijau dan asri seperti masa lalu, ketika kunang-kunang, ikan air tawar, dan berbagai jenis burung liar masih mudah ditemukan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tegal juga menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jateng, Rumah Sakit Kardinah, dan Rumah Sakit Umum Islam Harapan Anda.
Pemkot Tegal juga memberikan penghargaan kepada sejumlah sekolah berprestasi dalam Program Adiwiyata. Untuk kategori Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota, penghargaan diberikan kepada SMP IT Usama sebagai juara pertama, UPTD SPF SD Negeri Kejambon 6 sebagai juara kedua, dan SMP Al Irsyad Kota Tegal sebagai juara ketiga.
Kemudian, penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional diraih UPTD SPF SMP Negeri 1 Kota Tegal, UPTD SPF SMP Negeri 2 Kota Tegal, dan SMA Negeri 4 Kota Tegal. Adapun penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Mandiri diberikan kepada UPTD SPF SMP Negeri 14 Kota Tegal dan UPTD SPF SMP Negeri 15 Kota Tegal.
Pada ajang Lomba Video AI Gropyokan Nangani lan Beresi Sampah, kategori sekolah dasar dimenangkan SD Negeri Slerok 3 sebagai juara pertama, disusul SD Ihsaniyah 1 dan SD Negeri Tegalsari 6. Sedangkan untuk kategori SMP, juara pertama diraih SMP Negeri 9 Kota Tegal, juara kedua SMP Negeri 19 Kota Tegal, dan juara ketiga SMP Negeri 15 Kota Tegal.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network





























