SALATIGA, Lingkarjateng.id – Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyatakan, kondisi lingkungan saat ini menghadapi berbagai tantangan serius.
Karena itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Salatiga itu menyerukan pentingnya pertobatan ekologis sebagai gerakan bersama untuk menyelamatkan lingkungan hidup.
“Bumi kita tidak sedang baik-baik saja. Karena itu, kita perlu bersama-sama melakukan pertobatan ekologis. Menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban moral dan sosial bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” ujarnya saat memimpin apel luar biasa Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pertobatan ekologis bukan hanya sebatas slogan, tapi harus diwujudkan melalui perubahan perilaku sehari-hari. Mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah sejak dari sumbernya, hingga membangun budaya hidup bersih dan ramah lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mendukung ekonomi sirkular dengan memanfaatkan kembali sampah yang masih bernilai guna, memperbanyak penanaman pohon, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai program pelestarian lingkungan.
“Upaya menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini juga menjadi ajang apresiasi bagi berbagai pihak yang dinilai berkontribusi dalam pelestarian lingkungan di Kota Salatiga.
Penghargaan kategori Instansi Peduli Lingkungan diberikan kepada Kodim 0714/Salatiga dan Polres Salatiga atas dukungannya dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan dan kebersihan kota.
Sementara penghargaan Tokoh Penggerak Lingkungan diberikan kepada Retno Robby Hernawan, Siti Sulami dan Sunaryo yang dinilai aktif menggerakkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.
Pada kategori Energi Baru Terbarukan, penghargaan diberikan kepada PT Unza Vitalis. Sedangkan penghargaan CSR Peduli Lingkungan diterima PT Charoen Pokphand Indonesia, PLN Salatiga, dan Bank Jateng atas kontribusinya dalam mendukung program lingkungan berkelanjutan.
Penghargaan kategori Inovasi Pengelolaan Limbah diberikan kepada PT Kievit Indonesia. Adapun kategori Komunitas Penggiat Lingkungan diberikan kepada Jaga Tirta dan Eco Enzyme Nusantara yang aktif mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan lingkungan.
Selain itu, penghargaan Kampung Iklim diberikan kepada RW IX Perumahan Argomas Timur Kelurahan Ledok, RW IX Perumahan Dukuh Asri Kelurahan Dukuh, serta RW X Perumahan Taman Mutiara Kelurahan Tingkir Tengah yang berhasil menerapkan berbagai program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis masyarakat.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar




























