Salatiga (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terus berusaha memperkuat upaya pengentasan permukiman kumuh dengan pendekatan yang lebih komprehensif.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, program yang disiapkan juga diarahkan untuk mendukung penanganan kemiskinan, peningkatan kesehatan masyarakat, hingga percepatan penurunan stunting.
“Kita menginginkan pembangunan yang benar-benar tuntas dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kalau kita membangun kawasan, maka harus selesai secara menyeluruh,” tegas Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 29 Mei 2026.
“Tidak hanya jalannya atau salurannya, tetapi juga rumah warga, sanitasi, dan kualitas hidup masyarakatnya harus ikut meningkat,” sambung dia.
Robby menyatakan, bahwa pembangunan kawasan tidak boleh dilakukan secara parsial. “Kami ingin penanganannya tuntas.
Kalau menyasar satu kawasan, maka seluruh aspek harus diselesaikan dari hulu sampai hilir, termasuk memastikan tidak ada lagi rumah tidak layak huni,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Salatiga, Siswo Hartanto mengungkapkan, bahwa Pemkot telah mengusulkan tiga wilayah prioritas untuk program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT), yakni Cebongan, Tingkir Lor, dan Bugel.
Menurutnya, hasil penilaian yang dilakukan Bappenas menunjukkan Kota Salatiga memiliki kesiapan yang baik dalam menjalankan program tersebut.
“Berdasarkan surat tertanggal 2 April, Salatiga termasuk daerah yang direkomendasikan dari total 87 daerah di Indonesia. Ini menjadi peluang besar untuk mempercepat penanganan kawasan kumuh secara terpadu,” katanya.
Diketahui, program PPKT merupakan bagian dari prioritas nasional yang memiliki keterkaitan erat dengan pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas kesehatan, dan penanganan stunting.
Penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengintegrasikan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan aspek sosial dan ekonomi. ***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Fian































