SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan merehabilitasi fasilitas di GOR Tri Lomba Juang secara menyeluruh pada pertengahan 2026. Pekerjaan tersebut meliputi perbaikan lintasan lari atletik, lapangan tenis, hingga sarana dan prasarana lain di kawasan olahraga tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan program rehabilitasi itu telah diusulkan sejak 2025 dan akan dibiayai melalui APBD 2026.
“Rehabilitasi GOR Tri Lomba Juang ini sudah kami usulkan sejak 2025, sehingga menggunakan APBD 2026 dan akan dikerjakan pertengahan tahun ini,” kata Agustina, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurutnya, perbaikan tidak hanya difokuskan pada lintasan lari atletik yang mengalami kerusakan di sejumlah titik, tetapi juga mencakup seluruh fasilitas penunjang di area GOR Tri Lomba Juang.
“Jadi tidak hanya lintasan lari atletik saja yang memang sudah ada kerusakan di beberapa titik ya, jadi semua fasilitas kita lakukan rehabilitasi secara menyeluruh,” jelasnya.
Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, menjelaskan rehabilitasi lintasan atletik akan dilakukan pada bagian yang mengalami kerusakan dengan menggunakan material serupa seperti sebelumnya.
Material tersebut disebut telah memenuhi standar World Athletics Certification System sehingga kualitas lintasan tetap sesuai standar olahraga internasional.
“Lintasan lari atletik ini kita perbaiki sesuai yang mengalami kerusakan dan material kita gunakan sesuai dengan yang sebelumnya karena itu sudah sesuai standar World Athletics Certification System,” ujarnya.
Ferry menjelaskan, proses pengerjaan akan diawali dengan persiapan dan penandaan area lintasan yang rusak. Selanjutnya dilakukan pembongkaran struktur lintasan, pemasangan lapisan sintetis atletik mulai dari lapisan dasar hingga lapisan atas, kemudian dilanjutkan pembuatan garis lintasan menggunakan bahan pitlinea.
Selain lintasan atletik, Distaru juga akan memperbaiki lapangan tenis dengan metode pengecatan ulang dan perbaikan retakan permukaan lapangan.
Pekerjaan meliputi pengecatan dasar untuk menutup retak rambut, pengecatan lapisan softbase WS, penambahan lapisan tekstur dan top supersoft WS, serta pembuatan garis permainan sesuai ukuran standar.
“Kami juga lakukan perbaikan atas kerusakan lain pada bangunan ruko dan sarana prasarana yang ada,” imbuhnya.
Ia menambahkan, anggaran rehabilitasi berasal dari Distaru Kota Semarang, sedangkan pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas tetap berada di bawah Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).
“Perbaikan rehabilitasi ini anggarannya ada di kami (Distaru), tapi untuk pengelolaan dan pemeliharaan ada di Dispora,” ujarnya.
Selama proses rehabilitasi berlangsung, kawasan GOR Tri Lomba Juang termasuk lintasan lari atletik akan ditutup sementara untuk masyarakat.
“Kami memohon maaf apabila mengganggu kenyamanan masyarakat Kota Semarang dan mohon untuk dapat bersabar menunggu proses perbaikan GOR selesai. Kami mohon dukungan untuk kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian pekerjaan,” pungkasnya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid
































