KENDAL, Lingkarjateng.id – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Bringinsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal resmi ditutup pada Kamis, 21 Mei 2026.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan bahwa program TMMD menjadi bentuk kolaborasi dan kerjasama antara TNI, Polri, pemerintah serta masyarakat setempat untuk mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur di desa.
“Di Desa Bringinsari ini masih banyak membutuhkan pembangunan infrastruktur. Alhamdulillah dari pelaksanaan TMMD Sengkuyung 2026 dari Kodim 0715/Kendal menyasar ke Desa Bringinsari,” ujarnya.
Bupati Kendal berharap pembangunan jalan penghubung antara Desa Bringinsari dan Tamanrejo tersebut dapat menunjang aktivitas masyarakat.
“Semoga nantinya dapat memberikan kemanfaatan memperlancar aktivitas warga. Bukan hanya di sektor pertanian saja tapi juga sektor pendidikan, kesehatan, sehingga perekonomian warga juga semakin meningkat,” tuturnya.
Sementara itu Dandim 0715/Kendal, Letkol Ade Sohali, menjelaskan bahwa jalan Desa Bringinsari dengan Desa Tamanrejo dibangun dengan rabat beton sepanjang 700 meter, lebar 3 meter dan ketebalan 12 sentimeter.
Ia berpesan agar warga setempat dapat merawat dan menjaga hasil pembangunan jalan tersebut agar bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.
“Mudah-mudahan program kedepan bisa disambung kembali program rabat betonnya dan menjadi lebih panjang lagi,” lanjutnya.
Salah satu warga Desa Bringinsari, Ahmad Khuzaeni, mengaku sangat bersyukur jalan penghubung tersebut kini sudah mulus dan bagus.
“Alhamdulillah dulu kalau hujan jalannya ekstrim untuk dilalui. Sekarang sudah bagus dan tentunya kami bisa mengangkut hasil panen pebih banyak dan lebih cepat,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































