KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Kendal memfasilitasi 12 pembatik meningkatkan kualitas produk melalui pelatihan dan uji kompetensi membatik.
Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo, mengatakan pelatihan dan uji kompetensi menjadi kesempatan berharga untuk menambah pengetahuan, keterampilan, serta mendapatkan pengakuan kompetensi di bidang perancangan motif batik.
“Harapannya, ilmu yang diperoleh para pembatik nantinya dapat diterapkan dan dikembangkan untuk melestarikan sekaligus memajukan batik Kendal,” ucapnya.
Toni mengatakan peningkatan kualitas pembatik menjadi salah satu kunci agar batik Kendal mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.
“Selain menguasai teknik membatik, para pelaku usaha juga dituntut mampu menciptakan motif yang memiliki nilai seni tinggi serta mencerminkan karakter dan kekayaan budaya daerah,” ungkapnya.
Disdagkop UKM Kendal Nyatakan Siap Fasilitasi UMKM Naik Kelas
Pelatihan berlangsung 22 hingga 26 Juni 2026 di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta. Peserta mendapatkan materi proses perancangan motif batik, pengembangan desain.
Peserta yang lulus akan memperoleh Sertifikat Kompetensi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
“Sertifikasi tersebut menjadi bukti resmi kompetensi yang dapat mendukung profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk serta kemampuan para perajin batik Kendal,” ujarnya.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Disdagkop dan UKM Kendal, Lytria Wandwiasti, mengatakan pelatihan ini juga menjadi upaya untuk mendorong UMKM naik kelas menembus pasar yang lebih luas.
“Harapan dan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas SDM serta inovasi para pelaku UMKM batik sehingga dapat meningkatkan pendapatan usaha dan naik kelas,” jelasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa




























