Kendal (lingkarjateng.id) – Musibah terjadi di kawasan wisata Curug Lawe Sicepit, Dusun Gunungsari, Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Sabtu (7/11/2026) sore.
Sebatang pohon berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menimpa rombongan wisatawan yang sedang berada di lokasi tersebut.
Akibat insiden itu, 1 orang wisatawan perempuan bernama Dhea Sivaul Qolbi (19), warga Pecabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga rekannya mengalami luka-luka akibat terkena ranting pohon.
Dimintai konfirmasi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.59 WIB. Pohon yang tumbuh di samping curug itu patah dan jatuh dari ketinggian sekitar 50 meter hingga menimpa para wisatawan.
“Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah. Namun, sehari sebelumnya kawasan tersebut sempat diguyur hujan,” katanya.
Toni menyebutkan, tiga wisatawan yang mengalami luka-luka masing-masing Bimo Putra Maulana (20), warga Pecabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, serta Aura Artika (20) dan Dina (20), warga Kaliwungu.
Mendapat laporan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Kendal langsung menerjunkan tim untuk melakukan asesment, koordinasi lintas instansi, serta membantu proses evakuasi korban.
“Proses evakuasi berlangsung dengan sejumlah kendala, di antaranya kondisi lokasi yang berada di jalur setapak serta minimnya penerangan, mengingat kejadian berlangsung menjelang malam hari,” ungkap Toni.
Toni menyampaikan, proses evakuasi berhasil diselesaikan pada pukul 18.32 WIB. Selanjutnya, para korban dibawa ke Puskesmas Limbangan. Korban meninggal dunia kemudian diteruskan ke RSUD dr H Soewondo Kendal untuk proses pemulasaraan jenazah.
“Dalam penanganan kejadian tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, yakni BPBD Kabupaten Kendal, Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, TNI, Polri, Sarda Jawa Tengah, Damkar Sektor Boja, serta FFRP,” tandasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengelola maupun pengunjung kawasan wisata alam untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, terutama setelah hujan mengguyur kawasan sekitar.***
Jurnalis : Anik Kustiani
Editor : Ady Arfian






























