SALATIGA, Lingkarjateng.id – RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo Salatiga pada Perubahan Anggaran 2026 menargetkan pendapatan sebesar Rp154 miliar. Angka ini naik Rp1 miliar dibanding target sebelumnya.
Direktur RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Salatiga Ita Rima Rahmawati melalui Kabid Bina Program Hutomo menjelaskan, peningkatan target ini tidak lepas dari adanya pertumbuhan positif di tahun 2026. Kondisi tersebut mendorong rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus memperkuat kemandirian keuangan.
“Kami melihat adanya peningkatan kebutuhan layanan dari masyarakat. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan,” ujarnya, Jumat, 10 April 2026.
Ia mengatakan, pendapatan yang dikelola melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) akan sepenuhnya dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk peningkatan fasilitas, sarana prasarana, serta kualitas layanan medis.
Tak berhenti pada target jangka pendek, RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui pembangunan gedung layanan baru setinggi 4 lantai.
“Rencana ini telah masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025–2030,” katanya.
Gedung tersebut diproyeksikan untuk menambah kapasitas ruang perawatan serta fasilitas penunjang medis lainnya, sehingga mampu mengakomodasi lonjakan jumlah pasien di Salatiga dan wilayah sekitarnya. Saat ini, rencana pembangunan masih dalam tahap pemrosesan regulasi dan legalitas di Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Salatiga.
Meski demikian, lanjut Ita, pihak rumah sakit memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai perencanaan.
Menariknya, pembangunan gedung empat lantai itu direncanakan akan dibiayai secara mandiri melalui anggaran BLUD, tanpa bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Dengan kombinasi peningkatan target pendapatan dan rencana ekspansi infrastruktur, RSUD dr Soebarkat menunjukkan keseriusannya dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang, sekaligus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit daerah yang mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar





























