Demak (lingkarjateng.id) – Persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Demak hingga pertengahan Oktober, kesiapan venue dilaporkan telah mencapai sekitar 75 persen.
Pemerintah Kabupaten Demak juga memastikan dukungan anggaran serta perbaikan sarana dan prasarana untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Bupati Demak, Eisti’anah, mengatakan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyiapan lokasi pertandingan hingga perlengkapan yang dibutuhkan setiap cabang olahraga.
“Melalui Dinpora telah mempersiapkan semuanya, baik dari tempat lalu perlengkapan. Semua sudah diinstruksikan dari pemerintah agar dipersiapkan dengan baik. Tentunya dari Pemkab Demak, dari sisi anggaran sudah kami siapkan,” ujar Eisti’anah, Selasa(13/10).
Plt. Kepala Dinpora Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, menyampaikan bahwa persiapan venue saat ini difokuskan pada penyelesaian fasilitas dan penempatan peralatan pertandingan.
“Untuk kesiapan venue, saat ini sudah sekitar 75 persen. Tinggal penempatan peralatan yang dipergunakan. Insyaallah, minggu ini semuanya sudah siap,” ungkap Endah.
Salah satu pembenahan dilakukan di Stadion Sultan Fatah, khususnya pada lintasan lari yang sebelumnya mengalami penggelembungan dan berpotensi membahayakan atlet. Perbaikan tersebut dilakukan untuk memastikan lintasan aman digunakan selama pertandingan.
Selain itu, panitia juga menyiapkan sarana pemanasan dan fasilitas pendukung lainnya. Di GOR Kalijaga, perlengkapan pertandingan turut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga, termasuk karpet khusus untuk pertandingan sepak takraw dan bulu tangkis.
Kabupaten Demak sendiri dipercaya menjadi tuan rumah untuk empat cabang olahraga dalam Porprov XVII Jawa Tengah, yakni bulu tangkis, sepak takraw, gulat, dan drum band.
Dari empat cabang tersebut, bulu tangkis diperkirakan menjadi salah satu cabang dengan jumlah peserta terbanyak. Sebanyak 24 kabupaten/kota tercatat akan ambil bagian dalam pertandingan tersebut. Sementara cabang sepak takraw dan gulat masing-masing diperkirakan diikuti sekitar 20 kabupaten/kota.
Penyelenggaraan Porprov XVII dijadwalkan berlangsung pada 20–30 Oktober 2026. Selama kurang lebih 10 hari, Kabupaten Demak akan menerima kedatangan atlet, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Kehadiran kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah diharapkan membuka peluang pasar bagi produk lokal Demak. Sehingga, penyelenggaraan Porprov tak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah.(Lingkar Network/Burhan).***
Editor : Adi Arfian































