SEMARANG, Lingkarjateng.id – Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Jawa Tengah mendukung penuh Bendahara Umum Partai Golkar, Sari Yuliati, untuk memimpin Kosgoro 1957 dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Tahun 2026 yang akan digelar pada 5-7 Juni 2026 di Merlin Park, Jakarta.
Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menilai Sari Yuliati merupakan figur yang memiliki kapasitas, pengalaman organisasi, serta loyalitas yang telah teruji selama mengemban amanah sebagai Bendahara Umum Kosgoro 1957.
Komitmen dukungan itu juga ditunjukkan secara langsung oleh Mohammad Saleh saat mendampingi proses pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 yang dilakukan Sari Yuliati di kantor PPK Kosgoro 1957 di Jakarta.
Saleh menilai, Kosgoro 1957 membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan visioner untuk menghadapi berbagai tantangan organisasi ke depan, baik di tengah dinamika nasional maupun kondisi global yang terus berubah.
“Kami melihat Mbak Sari Yuliati memiliki kapasitas, rekam jejak yang mumpuni dan loyalitas yang tanpa tanding selama menjadi Bendum Kosgoro selama ini,” kata Saleh.
Selain memiliki pengalaman panjang di organisasi, Sari Yuliati juga dinilai mampu membawa Kosgoro 1957 semakin relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut dia, organisasi yang lahir dari semangat karya dan pengabdian itu harus terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
“Ke depan Kosgoro 1957 butuh pemimpin yang visioner di tengah tengah kondisi global dan domestik yang bergejolak ini,” ujar Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.
Saleh berharap, di bawah kepemimpinan Sari, Kosgoro 1957 dapat semakin aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan memperkuat kontribusinya dalam pembangunan bangsa.
“Program-program yang menyentuh kepentingan rakyat diharapkan bisa diusung dan dilaksanakan oleh Kosgoro 1957 di bawah kepemimpinan Mbak Sari Yuliati,” tegas Wakil Ketua DPRD Jateng ini.
Hal ini sejalan dengan sejarah Kosgoro 1957 yang sejak awal lahir sebagai koperasi serba guna gotong royong yang didirikan oleh Mas Isman, sehingga saat ini semakin relevan dengan program Presiden Prabowo dalam mendorong pengembangan koperasi di berbagai daerah.
Sebagai informasi, Mubes V Kosgoro 1957 akan menjadi forum penting untuk menentukan ketua umum baru yang akan menggantikan Dave Laksono. Hingga menjelang pelaksanaan Mubes, dukungan kepada Sari Yuliati terus mengalir.

Tercatat, Sari Yuliati telah mengantongi 40 dukungan yang terdiri atas 36 Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) tingkat provinsi serta empat organisasi yang didirikan oleh Kosgoro 1957. Dukungan tersebut menjadi modal kuat bagi Sari Yuliati untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 periode mendatang.
Dalam pernyataannya, Sari mengatakan bahwa Mubes adalah refleksi lima tahunan untuk PPK Kosgoro, bukan hanya sekadar perebutan kekuasaan.
“Fokusnya merefleksikan apa yang akan kita perbaiki dan apa yang kita akan lakukan koreksi untuk lima tahun ke depan,” ujar Wakil Ketua DPR RI tersebut.
Dia mengatakan, jika menang, bakal merangkul pihak yang kalah. Dengan catatan, jika ada bakal calon yang maju selain dirinya dalam Mubes V Kosgoro.
“Arena Mubes bukanlah arena siapa menang siapa kalah, Siapapun yang menang akan merangkul yang kalah,” pungkas Sari.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network































