KENDAL, Lingkarjateng.id – Proyek peningkatan jalan nasional di jalur Pantura serta perbaikan Jembatan Kalibodri di Kendal akan dilaksanakan mulai Senin, 13 April 2026.
Pengecoran jalan nasional tersebut meliputi ruas jalan Arteri Weleri dan ruas jalan Cangkring–Brangsong, masing-masing dijadwalkan selesai selama 30 hari. Kemudiaan pekerjaan penggantian lantai Jembatan Kalibodri arah ke Semarang diperkirakan memakan waktu hingga 45 hari.
Untuk antisipasi potensi kemacetan selama pekerjaan berlangsung jajaran Satlantas Polres dan Dinas Perhubungan bakal memberlakukan sistem contra flow.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal Sofyan Efendi mengatakan, khusus terkait dengan perbaikan lantai jembatan Kali Bodri, akan berimbas pada penutupan jalan dari arah Jakarta ke Semarang.
“Perbaikan jembatan ini akan dilakukan dengan penggantian pelat baja untuk lantai jembatan, sehingga lalu lintas akan ditutup total,” ujarnya saat sosialisasi di Aula Dishub Kendal, Kamis 9 April 2026.
Penutupan akan dimulai dari traffic light Sriagung Cepiring sampai depan kantor Kecamatan Patebon.
“Konsekuensinya, di sepanjang jalur yang ditutup tersebut akan diberlakukan contra flow,” jelas Sofyan.
Dia menambahkan, selama diberlakukan contra flow, traffic light atau lampu lalu lintas akan dinonaktifkan atau dalam mode flash alias menyala lampu kuning berkedip-kedip.
“Nanti akan dilakukan pemasangan barikade beton, sehingga ada pemisahan arus lalu lintas dan menghindari laka lantas,” bebernya.
Selain itu, pihaknya juga telah mengimbau pelaksana pekerjaan untuk memasang rambu-rambu berita jalan dari sisi barat yaitu di exit tol Weleri dan masuk Kabupaten Kendal yaitu di jembatan Kalikuto. Kemudian di sisi timur ada di batas Kota Semarang dan exit tol Kaliwungu.
“Selanjutnya mendekati lokasi pekerjaan juga ada rambu peringatan, dan di lokasi pekerjaan juga ada rambu sementara,” sambung Sofyan.
Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal Ipda Very Okta Dwi Saputra menambahkan, terkait dengan perbaikan jalan di titik Brangsong, rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan pekerjaaan.
“Untuk yang di Brangsong kita akan melaksanakan contra flow. Jika arus lalu lintas mengalami kepadatan akan kita buka dari SMKN 4 dan kita masukkan kembali ke pom bensin Brangsong,” terangnya.
Sementara, untuk arus lalu lintas di Arteri Weleri, pengendara akan dialihkan melalui jalur Pantura Kota Weleri.
Ia berpesan kepada para pengendara untuk tetap mematuhi aturan rambu-rambu lalu lintas, menghormati sesama pengguna jalan dan mematuhi petunjuk dari petugas.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar


































