BLORA, Lingkarjateng.id – Menghadapi lonjakan pengguna jalan pada arus mudik lebaran tahun 2025, Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora memasang 60 titik banner peringatan kewaspadaan pengguna jalan.
Kabid sarana dan prasarana Perlengkapan Jalan Dinrumkimhub Blora, Peny Astuty, mengatakan titik-titik tersebut tersebar di seluruh jalan yang melintasi Kabupaten Blora.
“Kita menyasar semua ruas jalan, termasuk jalan provinsi dan nasional. Jalan-jalan yang dinilai memiliki risiko kecelakaan kita pasangi banner peringatan,” ujar Peny di Blora pada Jumat, 28 Maret 2025.
Selain memasang banner peringatan, ia juga melakukan perbaikan pada penerangan jalan umum (PJU) yang dinilai kurang maksimal, baik dari perbaikan ringan hingga penggantian unit lampu yang sudah rusak.
“PJU kita perbaiki semua yang kurang maksimal, traffic light sudah dipastikan semua. Semuanya kita pantau hingga arus balik (pasca lebaran),” ujar dia.
Lalu, kata Peny, ada 20 titik perlintasan sebidang di Kabupaten Blora yang dipastikan telah terpasang PJU. Sehingga saranan prasarana di perlintasan sebidang tidak menjadi kendala pengguna jalan.
“PJU di perlintasan sebidang menggunakan panel surya. Pemasangan sejak tahun kemarin, dan sudah kami cek semua dalam kondisi aman,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga telah memasang 15 PJU di akses jalan Ngawi-Randublatung-Getas. Akses jalan yang telah baik itu dipastikan penerangan jalannya sudah baik.
“Selain memasang PJU kita juga memasang RPPJ (Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan). Pemudik yang melintasi jalan tersebut diperkirakan melonjak, jadi pemasangan RPPJ sangat penting,” terang Peny. (Lingkar Network | Eko Wicaksono – Lingkarjateng.id)

































