PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Sebanyak 30 pelajar dari 10 SMA/SMK sederajat di Kota Pekalongan diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan lewat aksi nyata dalam program Sekolah Iklim 2026. Kegiatan tersebut mendapat dukungan Kepala Bapperida, Andrianto saat mewakili Wali Kota dalam Inagurasi Sekolah Iklim 2026 di Ballroom Hotel Dafam Pekalongan, Minggu, 25 Oktober 2026.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini karena Kota Pekalongan cukup rentan terhadap dampak perubahan iklim.
“Para pelajar ini merupakan generasi muda yang akan menjadi penerus di masa mendatang. Karena Kota Pekalongan cukup rentan terhadap perubahan iklim, kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini,” ujarnya.
Program yang diselenggarakan Kemitraan Indonesia bersama Evorise Consulting dan Kolaborasi Bareng Anak Muda (KOBAR) itu melibatkan 30 siswa dari 10 SMA/SMK sederajat. Sejak awal Oktober 2026, peserta mengikuti pembelajaran dan menjalankan 10 aksi ketahanan iklim dengan pendampingan mentor.
“Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor yang menginspirasi generasi muda lainnya,” ungkapnya. (Adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar





























