REMBANG, Lingkarjateng.id – Kebakaran melanda gedung UPT Puskesmas lama di Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Minggu malam, 27 September 2026. Api membakar bagian bangunan dan sejumlah barang yang tersimpan di dalamnya, termasuk arsip kesehatan serta barang habis pakai (BHP).
Peristiwa tersebut dilaporkan kepada petugas pada pukul 20.13 WIB. BPBD Kabupaten Rembang segera mengerahkan tim pemadam tiga menit setelah laporan diterima. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.50 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Ketika tim BPBD sampai, kobaran api masih cukup besar. Penanganan turut dibantu petugas pemadam dari PLTU Sluke yang sudah berada di lokasi.
Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Tahapan berikutnya berupa pendinginan dan overhaul dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang dapat menyebabkan kebakaran kembali.
Penanganan di lokasi berakhir sekitar pukul 22.29 WIB. Setelah kondisi dinyatakan aman, personel yang terlibat meninggalkan lokasi dan kembali ke posko masing-masing.
Sekretaris BPBD Rembang, M. Luthfi Hakim, mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
“Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Petugas langsung melakukan pemadaman, dilanjutkan pendinginan dan pengecekan untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” kata Luthfi.
Menurut Luthfi, bangunan yang terbakar merupakan gedung Puskesmas lama yang berada di Jalan Raya Lasem-Tuban KM 13, Sluke, Kecamatan Sluke.
Untuk menangani kebakaran tersebut, BPBD menurunkan satu unit brandweer pemadam, dua unit tangki pemadam, dan satu unit tangki BPBD. Bantuan juga berasal dari satu unit kendaraan pemadam PLTU Sluke, satu unit pemadam TP Yonif 888, serta satu unit tangki milik warga.
Selama proses pemadaman, tercatat kendaraan tangki melakukan tujuh ritase untuk mendukung kebutuhan air di lokasi.
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, yakni TRC Bidang KLRR BPBD, Koramil Sluke, Polsek Sluke, pegawai Puskesmas Sluke, petugas pemadam PLTU Sluke, TP Yonif 888, PLN, Redkar, serta masyarakat sekitar.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk nilai kerugian material sampai saat ini masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat ditaksir,” jelasnya.
Menurutnya, kerugian yang telah teridentifikasi sementara berupa bagian gedung Puskesmas lama yang terbakar, arsip kesehatan, dan barang habis pakai yang berada di dalam bangunan. Adapun total kerugian material masih menunggu hasil pendataan.
Jurnalis: Lingkar Network/Vicky Rio
Editor: Muslichul Basid






























