BATANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Batang menganggarkan sekitar Rp52 miliar untuk percepatan pembangunan jalan pada perubahan APBD 2026. Pembangunan akan fokus pada titik-titik prioritas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang, Endro Suryono, mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk 20 paket pekerjaan jalan.
“Di perubahan ini, khusus untuk DPUPR dan khusus di jalan itu ada anggaran kurang lebih Rp52 miliar. Insyaallah akan dilaksanakan pada Oktober, November, Desember,” katanya, Selasa, 22 September 2026.
Sejumlah titik prioritas perbaikan jalan hingga akhir tahun 2026 yakni ruas Depok-Juragan, Sodong-Gringgingsari, serta sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan Batang.
“Yang memang viral di Depok-Juragan, terus Sodong-Gringgingsari, yang viral-viral semua, yang memang itu kebutuhan masyarakat akan dianggarkan di perubahan ini,” ungkapnya.
Selain itu, DPUPR akan melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan strategis wilayah perkotaan, seperti Jalan Yos Sudarso, Cepokokuning-Luwung, Jalan Mataram, Jalan Pattimura, serta sejumlah ruas lainnya,” jelasnya.
Sebelumnya, persetujuan Rencana Kerja Anggaran (RKA) telah dilakukan pada 16 September 2026. Sementara persetujuan secara umum melalui rapat paripurna dijadwalkan pada 9 Oktober 2026. Pelaksanaan paling cepat adalah 9 Oktober.
Endro berharap, seluruh proses administrasi dan pengadaan dapat dipercepat sehingga proyek perbaikan segera dilaksanakan.
Selain mengejar percepatan pembangunan, DPUPR Batang juga memastikan kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama sebagaimana arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
“Kami di Desember sudah diingatkan Bupati, kaitannya kita konsentrasi penuh dengan kualitas. Salah satu upaya menjaga kualitas dilakukan melalui penggunaan material yang sesuai standar,” tegasnya.
Endro mencontohkan, pekerjaan di DPUPR, baik pasangan konstruksi, irigasi, jalan maupun gedung, menggunakan pasir beton atau pasir Muntilan. Untuk pekerjaan jalan, standar kualitas juga disesuaikan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Dengan alokasi anggaran perubahan tersebut, Pemkab Batang menargetkan sejumlah ruas jalan prioritas dapat segera ditangani sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap sektor ekonomi, pertanian, pendidikan, dan pariwisata,” pungkasnya.
Editor: Ulfa
































