KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Sosial (Dinsos) memberikan apresiasi tinggi kepada Karang Taruna Kabupaten Kendal yang menginisiasi Karang Taruna Festival (Karta Fest) Kuda Lumping di Lapangan Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon, Sabtuz 4 Juli 2026.
Kepala Dinsos Kabupaten Kendal, Muntoha, mengatakan Karta Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga bukti nyata peran aktif generasi muda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Muntoha menilai Karang Taruna menjadi salah satu pilar sosial yang memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Karang taruna adalah wadah pengembangan generasi muda yang berfungsi sebagai pilar sosial. Pilar sosial itu di antaranya Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), dan LKKS. Mereka bersama-sama membantu pemerintah menangani berbagai permasalahan sosial,” ujarnya.
Menurut Muntoha, anggota Karang Taruna yang mayoritas berasal dari kalangan Generasi Z memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan, termasuk dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya daerah.
“Melalui kegiatan seperti Karta Fest ini, anak-anak muda diajak untuk mencintai budaya tradisional yang ada di Kabupaten Kendal. Ini menjadi langkah yang sangat positif agar generasi muda tidak melupakan warisan budaya leluhur,” ungkap Muntoha.
Festival Kuda Lumping dinilai menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kesenian tradisional. Terlebih, kegiatan tersebut diikuti kelompok-kelompok kesenian dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal.
“Event ini sangat mendukung peran pemuda dalam menyosialisasikan dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. Dengan begitu, kesenian tradisional tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ungkapnya.
Muntoha menegaskan Dinas Sosial akan terus mendorong Karang Taruna agar semakin aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
“Permasalahan sosial sangat banyak dan tidak mungkin ditangani pemerintah sendiri. Karena itu kami berharap Karang Taruna terus aktif membantu menangani persoalan sosial, khususnya yang berkaitan dengan Generasi Z,” tuturnya.
Karang Taruna juga akan didorong untuk mengembangkan berbagai program pemberdayaan pemuda, seperti pelatihan kewirausahaan dan kegiatan positif lainnya.
“Festival Kuda Lumping ini menjadi salah satu gebrakan yang baik. Harapannya Karang Taruna semakin bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani





























