KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Tika saat meninjau dua rumah warga yang hangus terbakar di Desa Kadilangu, Kecamatan Kangkung, Jumat, 3 Juli 2026.
Menurut Tika, sejumlah peristiwa kebakaran yang terjadi belakangan ini didominasi akibat korsleting listrik.
Oleh karena itu, ia meminta warga untuk memastikan kondisi instalasi listrik tetap aman, khususnya pada rumah dengan instalasi yang telah berusia lama.
“Ini kan penyebabnya konsleting listrik. Saya mengimbau kepada seluruh warga agar rutin melakukan pengecekan. Karena ini kan dayanya 450 watt dan sudah lewat 10 tahun, sehingga perlu dilakukan pengecekan dan perawatan,” katanya.
Selain memberikan semangat kepada para korban, Tika bersama jajaran pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan kebutuhan logistik dari berbagai pihak untuk membantu meringankan beban keluarga terdampak.
“Ini ada bantuan dari kami, Dinas Sosial, PMI, Baznas, LazisNu, open donasi dari desa, dan ada dari Fraksi PDI Perjuangan. Kemudian nanti Baznas juga akan melakukan asesmen untuk pembangunan rumah korban,” ujarnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik Wakhidah dan Sabikhis. Meski bangunan beserta sebagian harta benda ludes dilalap api, puluhan kambing milik Sabikhis yang berada di kandang belakang rumah berhasil diselamatkan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah Wakhidah sebelum dengan cepat membesar dan merembet ke rumah milik Sabikhis yang berada di sebelahnya.
Korban kebakaran, Wakhidah, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kendal. Ia berharap bantuan untuk pembangunan kembali rumahnya dapat segera terealisasi.
“Harapannya rumahnya bisa dibantu dibangunkan. Sekarang saya tinggal di rumah simbah. Terima kasih kepada Ibu Bupati yang telah peduli dan membantu kami,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid






























