PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menjajaki dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memperkuat pembangunan infrastruktur dan penanganan banjir.
Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi VI, Rizal Bawazier, yang diterima Plt Bupati Pekalongan H. Sukirman di Rumah Dinas Wakil Bupati Pekalongan, Minggu, 24 Mei 2026 sore.
Sejumlah isu strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari pembangunan jalan desa, rencana tanggul raksasa, penanganan Sungai Bremi-Meduri, hingga pengadaan pompa air untuk mengatasi banjir.
Plt Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Rizal Bawazier terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang infrastruktur.
“Ya tentu saja saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya karena beliau legislator kita di daerah pemilihan 10 Pekalongan, Pemalang, Batang, dan Kota Pekalongan, Pak Rizal Bawazier hadir,” ujar Sukirman.
Menurutnya, berbagai usulan yang dibahas mencerminkan kebutuhan riil masyarakat, terutama terkait akses jalan desa dan penanganan banjir jangka panjang.
“Beliau tadi sudah banyak menyampaikan terkait jalan-jalan desa-desa di Kabupaten Pekalongan, kemudian program yang jangka panjang adalah tanggul raksasa, lalu penanganan Sungai Bremi-Meduri, pompa air, dan seterusnya. Dan saya sangat bersyukur ini bisa sangat membantu Kabupaten Pekalongan,” tambahnya.
Sementara itu, Rizal Bawazier menyebut kunjungannya merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus koordinasi untuk menyinergikan program antara DPR RI, pemerintah daerah, dan BUMN sebagai mitra kerja Komisi VI.
“Ya ini silaturahmi dengan Pak Sukirman. Bahasanya ya kita sebagai anggota DPR RI memberikan informasi apa saja tugas-tugas saya sebagai anggota DPR RI, mitra saya sebagai anggota DPR RI apa yang bisa saya bantu untuk Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Ia menegaskan, berbagai aspirasi dari pemerintah daerah hingga tingkat desa dapat didorong melalui program CSR BUMN.
“Sudah pasti misalnya ada aspirasi-aspirasi dari Kabupaten Pekalongan, desa-desa khususnya, nanti kita bisa bantu dengan CSR-CSR dari BUMN sebagai mitra kita,” jelas Rizal.
Lebih lanjut, Rizal menyoroti pentingnya penanganan banjir Bremi-Meduri yang selama ini menjadi persoalan lintas wilayah antara Kabupaten dan Kota Pekalongan. Ia menilai pembangunan tanggul dan pengelolaan sungai harus dilakukan secara terpadu.
“Secara prinsip banyak yang kita pertimbangkan misalnya seperti apa pembangunan tanggul untuk menangani banjir Bremi-Meduri, itu kan sungainya dari sini. Nah, itu kerja sama antara Kabupaten Pekalongan dengan Kota Pekalongan,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat mempercepat realisasi program tersebut sehingga persoalan banjir dapat segera teratasi.
“Alhamdulillah Pak Bupati nanti akan mendukung program itu sehingga banjir yang ada di Kabupaten dan Kota Pekalongan bisa teratasi,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar
































