KUDUS, Lingkarjateng.id – Sebuah rumah milik warga di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota tergerus aliran sungai akibat cuaca ekstrem pasa Sabtu, 10 Januari 2025. Kejadian ini pun langsung mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bergerak cepat meninjau rumah Ahmad Kosim, warga Kelurahan Purwosari, yang terdampak gerusan aliran sungai akibat cuaca ekstrem, Sabtu, 10 Januari 2025. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons langsung pemerintah daerah terhadap bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah Kudus.
Sam’ani pun meminta sejumlah OPD terkait untuk segera melakukan penanangan darurat. Diantaranya melakukan pendampingan, gotong royong perbaikan, dan pemenuhan kebutuhan mendesak warga terdampak.
“Kami hadir untuk memastikan warga tidak sendiri menghadapi musibah ini. Kami minta seluruh perangkat terkait bergerak cepat, bergotong royong, dan memberikan pendampingan agar kondisi warga segera tertangani,” kata Sam’ani.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana susulan.
Pihaknya menegaskan bahwa mitigasi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui normalisasi sungai, penanaman pohon, serta pengelolaan sampah yang baik dengan melibatkan peran aktif masyarakat.
“Kesiapsiagaan menjadi kunci. Upaya mitigasi seperti penghijauan, normalisasi sungai, dan kepedulian lingkungan harus kita lakukan bersama agar risiko bencana dapat ditekan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ahmad Kosim, warga yang rumahnya terdampak cuaca ekstrem itu berterima kasih atas perhatian dan kehadiran pemerintah daerah yang langsung turun ke lokasi.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan semua pihak yang sudah membantu. Kehadiran pemerintah memberi kami semangat dan harapan untuk bisa segera bangkit,” ungkapnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S
Editor: Sekar S































