DEMAK, Lingkarjateng.id – Bupati Demak, Eisti’anah, mendorong keterlibatan generasi muda dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleksk di era kemajuan teknologi.
Hal itu disampaikan Eisti’anah dalam kegiatan Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) bertempat di Aula Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, pada Selasa, 8 Juli 2025.
Dalam kegiatan FKUU tersebut, Pemerintah Kecamatan Gajah melibatkan generasi muda agar mampu memahami dinamika sosial masyarakat yang terjadi saat ini.
“Tantangan sosial saat ini sangat berbeda dibanding masa lalu, khususnya dengan derasnya arus teknologi dan informasi yang turut mempengaruhi cara berpikir generasi muda,” tutur Eisti’anah.
Ia menerangkan, generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan kemajuan berbagai bidang.
Oleh karena itu, ia menilai generasi muda perlu dibekali dengan kekuatan mental dan ketangguhan jiwa agar siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.
“Anak-anak muda memiliki masa hidup lebih panjang, maka perlu disiapkan agar mampu menghadapi dinamika zaman dan menyongsong Indonesia Emas 2045, yang paling penting adalah dalam membangun kesadaran mereka tentang pentingnya kesehatan mental di lingkungan masing-masing,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Eisti’anah juga menyoroti maraknya penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau narkoba di kalangan generasi muda, yang mana hal itu dinilai sangat merusak mental generasi penerus bangsa.
Sehingga, Eisti’anah menegaskan bahwa narkoba menjadi musuh bersama yang harus diperangi dan diberantas.
Ia pun berharap kontribusi aktif seluruh masyarakat, termasuk generasi muda, dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang atau narkotika.
“Kami sepakat bersama jajaran kepolisian untuk memperkuat langkah-langkah pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Demak,” katanya.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid






























