KENDAL, Lingkarjateng.id – Angka pengangguran di Kabupaten Kendal didominasi lulusan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri pada Kamis, 1 Februari 2024.
Cicik menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, angka pengangguran di Kabupaten Kendal turun menjadi 36.528 orang. Terdiri dari lulusan SD dan SMP sekitar 50,33 persen, Sekolah Menengah pertama/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat sebanyak 40,46 persen. Sisanya adalah lulusan diploma maupun sarjana.
“Ini yang memprihatinkan kita, hampir 50,33 persen kalau lihat data angka pengangguran yang SD dan SMP,” keluh Cicik Sulastri.
Untuk itu, pihaknya menggandeng beberapa perusahaan agar bisa merekrut tenaga kerja dari Kabupaten Kendal, termasuk lulusan SD dan SMP melalui program Relasi Kerja (Rekruitment dan Pelatihan Siap Kerja).
“Nah ini mumpung ada peluang dari PT Eclat, lulusan SD-SMP bisa ikut. Dan menariknya di program ini yang belum punya keterampilan apalagi lulusan SD-SMP ada peluang yang cukup besar ikut seleksi,” jelasnya.
Kepala Disperinaker itu menambahkan, angka pengangguran tahun 2023 ini cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 41.540 orang. Atau sekitar 1,58 persen, dari 7,34 persen menjadi 5,76 persen.
“Tahun 2024 target penurunannya dari pemda 5,43 persen. Upaya kita ya semaksimal mungkin bisa menurunkan angka pengangguran dengan membuat berbagai inovasi seperti program Relasi Kerja,” ucapnya.
Adapun kini Disperinaker telah melangsungkan Roadshow Relasi Kerja (rekruitmen dan pelatihan siap kerja) di lima kawedanan. Yakni Kendal, Weleri, Kaliwungu, Boja dan Sukorejo.
Dalam Relasi Kerja ini, imbuh Cicik, Disperinaker menggandeng dua perusahaan di Kawasan Industri Kendal (KIK). Yakni Eclat dan Polaris.
“Untuk Eks Kawedanan Kendal jumlah pelamar di Eclat ada 361 pelamar yang lolos 104 orang, dan yang melamar di Polaris ada 347 pelamar yang lolos 119 orang,” terang Cicik Sulastri. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarjateng.id)





























