KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan apresiasi atas kontribusi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal yang akrab disapa Tika saat menghadiri Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Setda Kendal, Rabu, 7 Januari 2026.
Tika menilai tema HAB Kemenag tahun ini, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, mengandung makna penting tentang kerukunan yang tidak sekadar dimaknai sebagai ketiadaan konflik.
“Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa peran Kemenag saat ini semakin luas dan strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
“Sepanjang tahun 2025 lalu, kita semua telah bekerja keras membangun fondasi “Kemenag Berdampak” dengan berbagai kegiatan positif. Hal tersebut membuktikan bahwa semangat ini bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang hasilnya mulai dirasakan oleh umat,” kata Tika.
“Transformasi digital yang dilakukan secara masif juga telah menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat,” sambungnya.
Tika juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi Kemenag Kabupaten Kendal dalam menjaga kondusivitas dan keharmonisan antarumat beragama.
“Alhamdulillah di Kabupaten Kendal selalu kondusif, tidak ada perpecahan antar umat yang berbeda-beda agama. Kemudian juga ucapkan terima kasih atas hal-hal yang lain yang terkait untuk peningkatan di pendidikan keagamaan, kemudian juga di bidang pemberdayaan ekonomi, sosial, dan yang lain-lainnya,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Tika turut memperagakan tepuk sakinah bersama para tamu undangan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kendal, Zainal Fatah, menjelaskan bahwa tepuk sakinah yang diperagakan dalam acara tasyakuran merupakan bagian dari upaya penguatan ketahanan keluarga.
“Itu bagian dari upaya untuk menguatkan keluarga. Jadi kan di sana ada kata-kata berpasangan, berpasangan janji kokoh, itu kan bagus. Janji kokoh saling cinta, saling berhormat, dan lainnya,” ungkapnya.
Ia berharap peringatan HAB Kemenag ke-80 ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dan menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Kemenag Kendal dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya keluarga besar Kemenag sebagai suri teladan dalam merawat kerukunan umat di Kabupaten Kendal,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid






























