Kudus (lingkarjateng.id) – Puskesmas Jekulo mendapatkan alokasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2026 sekira Rp 6 miliar. Alokasi dana cukai tersebut bakal digunakan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan.
Pasalnya, bangunan puskesmas tersebut dinilai sudah memerlukan renovasi agar masyarakat bisa mendapat layanan kesehatan yang lebih nyaman.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Abdul Hakam mengatakan bahwa rehabilitasi bangunan dilakukan untuk merubah total bagian depan gedung Puskesmas Jekulo. Diantaranya yakni mengubah gedung IGD dan ruang rawat inap.
“Anggarannya hanya untuk kegiatan fisik, untuk renovasi yang mengubah total bangunan gedung. Tidak ada pengadaan alat kesehatan baru,” katanya, Selasa (9/6/2026).
Abdul Hakam mengungkapkan, saat ini proyek rehabilitasi Puskesmas Jekulo sudah masuk dalam proses lelang. Sementara untuk proses pengerjaan, diharapkan bisa mulai dilakukan pada pertengahan atau akhir bulan Juni.
“Harapannya dengan adanya renovasi ini bangunan Puskesmas Jekulo bisa lebih representatif untuk menunjang fasilitas kesehatan bagi masyarakat,” katanya.
Dijelaskan, Puskesmas Jekulo biasanya dimanfaatkan masyarakat di wilayah Kecamatan Jekulo yang berbatasan dengan Kabupaten Pati. Meski jauh dari pusat kota, fasilitas kesehatan di puskesmas tersebut diharap tetap optimal.
“Karena Puskesmas Jekulo ini merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama satu-satunya milik pemerintah daerah yang ada di wilayah tersebut, sehingga layananya tetap kami unggulkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, selain melakukan rehabilitas puskesmas, DKK Kudus juga mengalokasikan dana cukai untuk pengadaan dua unit ambulans.
“Dua unit ambulans itu belum kami tentukan untuk ditempatkan dimana. Tapi rencananya untuk dua puskesmas yang memiliki layanan rawat inap,” sebutnya.
Selain itu, dana cukai tahun ini juga akan digunakan untuk bantuan JKN PBI bagi masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan JKN PBI masih kami anggarkan tahun ini,” katanya. ***
Jurnalis : Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor : Fian





























