GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk sejumlah proyek pembangunan drainase dan trotoar di wilayah Kecamatan Purwodadi. Seluruh paket pekerjaan tersebut berada di bawah pengelolaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan sumber pendanaan dari APBD.
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), proyek-proyek tersebut akan dilaksanakan melalui mekanisme tender guna menjaring penyedia jasa konstruksi yang dinilai kompeten.
Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Anang Armunanto, menegaskan bahwa prioritas utama dari pekerjaan tersebut adalah pembenahan sistem drainase di kawasan perkotaan, bukan semata pembangunan trotoar.
“Sebenarnya bukan trotoarnya. Pekerjaan itu lebih pada perbaikan drainase lama dan pembuatan drainase baru sebagai tindak lanjut dari masterplan penanganan banjir atau genangan di kota,” ujarnya, Jumat, 10 April 2026.
Ia menjelaskan, pengerjaan trotoar menjadi bagian yang tidak terpisahkan karena adanya pembongkaran saat proyek drainase berlangsung.
“Karena drainase dibongkar dan diperbaiki, bahkan ada yang dibuat baru, maka otomatis trotoarnya juga harus diperbaiki dan dikembalikan dengan kondisi yang lebih baik,” imbuhnya.
Menurutnya, sejumlah paket dengan nilai besar tercatat dalam perencanaan. Di antaranya pembangunan trotoar di ruas Jalan S. Parman yang terintegrasi dengan pembangunan drainase di Jalan A. Yani dengan pagu anggaran mencapai Rp27,96 miliar.
Selain itu, proyek trotoar di Jalan D.I. Panjaitan dialokasikan sebesar Rp20,12 miliar, Jalan Siswomiharjo Rp14,94 miliar, serta Jalan Kapten Tendean Rp14,65 miliar.
Beberapa paket lain memiliki nilai lebih kecil, seperti pekerjaan di Jalan Sudirman sebesar Rp1,08 miliar, Jalan Bhayangkara Rp5,56 miliar, Jalan KS Tubun Rp2,61 miliar, dan Jalan Gatot Subroto Rp1,05 miliar.
Anang memastikan seluruh proyek akan dilelang sebagai bagian dari proses transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Grobogan, Een Endarto, belum memberikan keterangan terkait rincian teknis proyek saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid
































