PATI, Lingkarjateng.id – Kebijakan transformasi budaya kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan menerapkan Work From Home (WFH) mendapat sorotan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso.
Dirinya menilai strategi WFH untuk menghemat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kurang tepat. Sebab menurutnya, WFH berpotensi disalahgunakan jika tidak diatur dengan tepat.
“WFH itu kan tujuannya efisiensi, terutama efisiensi konsumsi BBM. Jadi kita harus tetap fokus pada tujuan itu,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.
Selain itu, kata dia, penentuan hari pelaksanaan WFH juga perlu diperhatikan. Pasalnya, jika WFH diterapkan pada hari Senin atau Jumat dikhawatirkan dimanfaatkan untuk kepentingan di luar pekerjaan.
“Kalau jatuhnya di hari yang mepet weekend, takutnya bukan lagi work from home, tapi work from tempat wisata,” tegasnya.
Untuk itu, ia berharap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra memperhatikan betul-betul kebijakkan WFH.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar































