KENDAL, Lingkarjateng.id – DPRD Kendal melalui Pansus IV mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjawab capaian PAD yang dinilai kurang responsif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Pansus IV, Mora Sandhy Purwandono, menyatakan sensitivitas PAD terhadap perekonomian daerah masih rendah, bahkan sempat negatif dalam beberapa tahun terakhir.
“Strategi pengelolaan PAD harus diperbarui agar lebih adaptif terhadap dinamika pembangunan ekonomi lokal,” katanya usai rapat paripurna, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, kendala internal meliputi minimnya data akurat subjek dan objek pajak, keterbatasan SDM, lemahnya koordinasi antar-OPD, serta sistem administrasi dan pelaporan yang belum optimal. Sementara faktor eksternal mencakup keterbatasan infrastruktur, rendahnya kesadaran masyarakat, dan pengawasan yang belum maksimal.
Pansus IV merekomendasikan penetapan target PAD berbasis kajian akademis potensi riil, peningkatan akurasi data, penguatan kapasitas aparatur melalui pendidikan dan diklat, serta perbaikan sistem insentif petugas pajak. Selain itu, koordinasi lintas OPD juga didorong agar diperkuat untuk mencegah kebocoran PAD.
Kemudian, Pansus IV mendorong optimalisasi kinerja BUMD melalui restrukturisasi, peningkatan penyertaan modal daerah, dan pengembangan usaha berbasis potensi unggulan.
“Dengan regulasi yang kuat dan sinergi semua pihak, PAD Kendal diharapkan meningkat dan menopang kemandirian fiskal daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menegaskan target PAD ke depan diproyeksikan mencapai Rp800 miliar dengan catatan sejumlah rekomendasi dari Pansus IV harus dijalankan pihak eksekutif.
Ia menambahkan, rekomendasi Pansus IV yang telah diparipurnakan akan menjadi pedoman dalam pembahasan anggaran.
“Akan menjadi panduan bagi kami saat mengadakan rapat dengan Badan Anggaran dan TAPD agar optimalisasi pendapatan yang sudah direkomendasikan bisa terlaksana dengan baik,” katanya. (Adv)
Jurnalis: Arvian Maulana
Editor: Rosyid




























