KENDAL, Lingkarjateng.id – Pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) Boja, Kabupaten Kendal telah rampung, namun masih perlu penyempurnaan shelter yang akan digunakan para pedagang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Aris Irwanto, mengatakan progres pembangunan RTH Boja sudah mencapai 100 persen dan tinggal menunggu peresmian oleh bupati.
“Untuk penyempurnaan shelter agar lebih nyaman, lebih indah akan kita rembug besok. Dan setelah itu nanti akan kita laporkan Pak Bupati,” ujar Aris saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin, 15 Januari 2024.
Aries menjelaskan, shelter RTH Boja akan menampung sekitar 167 pedagang yang dulunya berdagang di terminal.
“Sementara ini shelter yang kita bangun berjumlah 167 shelter. Tapi itu nanti untuk pedagang yang dulu ada di terminal. Dan kita menampung pedagang baru, dan barang yang diperdagangkan hanya minuman, makanan ringan atau souvenir,” terangnya.
Selain shelter untuk memfasilitasi pedagang, lanjut Aries, RTH Boja juga dilengkapi fasilitas jogging track dan lapangan basket.
Sedangkan terkait penyempurnaan fasilitas olahraga di RTH Boja, DLH Kendal akan menggandeng perusahaan di Kendal melalui Corporate Social Responsibility (CSR).
“Rencananya untuk membenahi terkait keranjang dan papan basket. Semoga ini bisa dimaksimalkan,” imbuhnya.
Aris berharap, dengan dibangunnya RTH Boja bisa dimanfaatkan seluruh elemen masyarakat.
“Masyarakat yang akan menggunakan fasilitas RTH Boja untuk unjuk kemampuan, baik olahraga, kesenian dan lain-lain silahkan hubungi kami. Monggo dimanfaat dengan maksimal, tetapi tetap menjaga keamanan, kenyamanan dan juga kebersihannya,” tandasnya.
Sementara itu Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, mengatakan bahwa penyempurnaan RTH Boja diantaranya terkait fasilitas olahraga serta fasilitas yang akan digunakan masyarakat untuk bersantai.
“Ring basketnya akan kita perbarui dengan spek yang lebih bagus. Kemudian gawang juga untuk bermain futsal juga akan kita siapkan. Terus tempat masyarakat untuk duduk-duduk, jadi kursi bangkunya akan kita siapkan menggunakan CSR,” bebernya.
Bupati Dico berharap, pada akhir Januari 2024 ini RTH Boja bisa segera diresmikan dan dimanfaatkan masyarakat. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Koran Lingkar)































