GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Jalan R Suprapto di kawasan perkotaan Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, mulai diberlakukan dua arah sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas selama proyek pembangunan drainase di sejumlah titik jalan.
Penerapan dua arah tersebut diawali dengan uji coba oleh Satlantas Polres Grobogan bersama Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Kabupaten Grobogan pada Rabu, 30 September 2026. Rekayasa ini disiapkan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama pekerjaan drainase yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Grobogan.
Uji coba pada Rabu menjadi tahap awal sebelum pengalihan arus secara temporer diterapkan. Rekayasa lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 1 Oktober hingga 15 Desember 2026.
Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengatakan perubahan arus lalu lintas dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan perkotaan Purwodadi dengan mempertimbangkan kondisi jalan selama proyek drainase berlangsung.
“Sehubungan dengan penataan kota oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan, khususnya dalam Kota Purwodadi, berdasarkan hasil pengamatan dan kajian bersama maka perlu diadakan rekayasa arus lalu lintas dengan pemanfaatan Jalan R Suprapto Purwodadi menjadi dua arah,” katanya.
Menurut Kumala, uji coba diperlukan untuk mengetahui kondisi lalu lintas secara langsung sebelum skema tersebut diterapkan sepenuhnya. Dari uji coba itu, petugas dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan.
“Pada hari ini tanggal 30 September, Satlantas Polres Grobogan bersama Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Kabupaten Grobogan melaksanakan uji coba guna melihat kendala di lapangan dalam pelaksanaan terkait dengan rekayasa lalu lintas,” ucapnya.
Selama penerapan rekayasa, Kumala menyebut arus kendaraan akan dipantau secara berkala. Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi lalu lintas sekaligus mengantisipasi persoalan yang dapat muncul akibat perubahan pola pergerakan kendaraan.
“Pelaksanaannya nanti kami akan melakukan evaluasi secara rutin guna melihat perkembangan juga kendala yang ada di lapangan,” jelasnya.
Kumala juga mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati selama rekayasa berlangsung. Pengendara diminta mengikuti ketentuan lalu lintas, memperhatikan rambu, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami senantiasa mengimbau kepada pengguna jalan untuk terus berhati-hati dalam berkendara, patuhi peraturan lalu lintas, rambu-rambu yang ada dan juga arahan petugas di lapangan,” tutupnya.
Jurnalis: Lingkar Network/Ahmad Abror
Editor: Muslichul Basid






























