BATANG, Lingkarjateng.id – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Batang terus dikebut. Dari total 248 desa yang tersebar di wilayah tersebut, sebanyak 161 koperasi telah selesai dibangun.
Proses pembangunan tersebut mendapat pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Batang bersama PT Agro Industri Nasional (Agrinas).
Dandim 0736/Batang Letkol Inf Didik Sudarmawan mengatakan pembangunan KDMP masih terus berjalan. Menurutnya, 161 koperasi telah terbangun, tetapi seluruhnya tetap harus mengikuti prosedur verifikasi dan validasi.
“Saat ini sudah ada tim verifikasi dan validasi dari Kementerian Koperasi yang diserahkan ke Pemda dan diketuai oleh Penjabat Sekda sebagai pelaksana verifikasi,” katanya, Selasa, 29 September 2026.
Ia menjelaskan, keterlibatan TNI dalam program tersebut sebatas membantu proses pembangunan. Sementara itu, tahapan verifikasi dan validasi menjadi kewenangan tim yang telah ditunjuk.
Setelah seluruh koperasi dinyatakan memenuhi hasil verifikasi dan validasi, proses selanjutnya adalah serah terima kepada masing-masing desa. Pengelolaan koperasi nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah desa.
“Jadi pengelolanya desa-desa, kami hanya membantu pembangunannya yang dikawal langsung oleh PT Agrinas,” ujarnya.
Selain perkembangan KDMP, Didik juga menyampaikan progres pembangunan Jembatan Merah Putih di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Batang.
Sebelumnya, Kodim 0736/Batang telah menyelesaikan pembangunan tiga jembatan yang berada di Desa Keteleng, Bismo, dan Tambahrejo. Jembatan di Tambahrejo merupakan jembatan gantung, sedangkan jembatan di Bismo dan Keteleng merupakan jembatan beton.
“Ketiganya sudah selesai dan dimanfaatkan masyarakat setempat. Rencananya akan dibangun enam jembatan lagi, terdiri dari tiga jembatan gantung dan tiga lainnya jembatan beton,” pungkasnya.
Editor: Sekar





























