Blora (lingkarjateng.id) – Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) mencatat sedikitnya 74 unit Alkon atau pompa air telah didistribusikan ke petani Blora dalam menghadapi Musim Tanam III atau menghadapi musim kemarau.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, DP4 Kabupaten Blora, Sofwan Rifa’i, mengatakan 74 unit pompa air itu merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).
“Bantuan tersebut dibagikan oleh Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktorat Alat dan Mesin Pertanian. Sebanyak 74 unit berupa pompa air kecil sekitar 3 inch,” terang Sofwan, Selasa (29/09/2026).
Ia menyebutkan, pendistribusian bantuan tersebut telah terlaksana pada bulan Juli 2026, sebagai upaya antisipasi kekeringan pada MT-III 2025/2026 di wilayah yang sumber airnya masih ada.
“Selain itu, (bantuan tersebut) membantu MT-I 2026/2027 nanti, untuk yang air tersedia maupun untuk menyambung selama MT-I saat intensitas hujan belum rutin dan merata,” katanya.
Terpisah, Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Surat, mengatakan pada kekeringan tahun ini dalam masa MT-III Tahun 2025/2026. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan BBWS Bengawan Solo telah menyiapkan 4 Alkon untuk petani Blora.
“Sekiranya petani membutuhkan bantuan untuk memompakan air dari sungai, selama sungai masih ada airnya. Atau para petani masih memiliki tanaman Padi, Palawija itu kami siap menerjunkan, dan ada empat Alkon yang siaga di Kabupaten Blora,” terang Surat.
Lebih lanjut, menurutnya para petugas dari BBWS selalu berkoordinasi dalam menghadapi musim kemarau tahun ini. Bahkan ia menyebutkan koordinasi tersebut berlanjut ke semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Blora dalam menghadapi kekeringan tahun 2026.***
Jurnalis : Eko Wicaksono
Editor : Adi Arfian































