PATI, Lingkarjateng.id – Perjuangan DPRD Pati mengawal aspirasi nelayan membuahkan hasil. Kementerian ESDM menetapkan subsidi khusus BBM bagi kapal nelayan berkapasitas 30–200 GT sebesar Rp15.000 per liter. Kebijakan ini meringankan beban operasional nelayan yang sebelumnya harus membeli BBM non-subsidi sekitar Rp27.000 per liter.
Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mengatakan keputusan tersebut merupakan respons pemerintah pusat atas aspirasi ribuan nelayan yang diperjuangkan sejak aksi pada Mei 2026.
“Alhamdulillah, aspirasi para nelayan Pati akhirnya didengar dan dikabulkan. Ini menjadi bukti bahwa suara masyarakat benar-benar diperjuangkan hingga membuahkan hasil,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.
Saat menemui massa aksi nelayan pada 4 Mei lalu, Ali menegaskan DPRD Pati berkomitmen mengawal setiap aspirasi masyarakat hingga ke pemerintah pusat.
“Nelayan ini juga bayar pajak, jadi sudah seharusnya kita bantu mengawal aspirasi ini sampai ke pemerintah pusat,” ungkapnya. (Adv)
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar





























