KUDUS, Lingkarjateng.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Persiapan para atlet di antaranya mencakup tes fisik untuk mengukur kondisi fisik sebelum memasuki fasu terakhir latihan.
Ketua KONI Kudus, Sulistyanto, mengatakan tes fisik menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan menuju Porprov Jateng 2026. Para atlet dari berbagai cabang olahraga menjalani tes fisik selama empat hari.
“Persiapannya untuk Porprov tentu ada beberapa tahapan yang harus kita selesaikan. Salah satunya pretest kondisi atlet atau tes fisik. Dari tes ini kita bisa mengetahui kondisi fisik seluruh atlet,” ujar Sulistyanto, Jumat, 26 Juni 2026.
Hasil tes fisik akan dianalisis untuk mengetahui kelebihan maupun kekurangan setiap atlet. Data tersebut kemudian diserahkan kepada pelatih masing-masing cabang olahraga sebagai dasar penyusunan program latihan lanjutan.
“Dari hasil tes fisik nanti akan kelihatan sisi kelemahan ataupun kekurangan setiap atlet. Data itu akan kita olah dan kita sampaikan kepada pelatih setiap cabor agar ada perbaikan dari sisi fisik,” katanya.
KONI Kudus juga telah menjadwalkan tes fisik tahap kedua menjelang pelaksanaan Porprov. Tes tersebut diharapkan menunjukkan seluruh atlet telah mencapai kondisi puncak.
“Menjelang hari H nanti akan ada tes kedua. Saat itu kondisi fisik atlet harus sudah perform,” jelasnya.
Pada Porprov Jateng 2026, KONI Kudus akan mengirimkan 524 orang yang terdiri 396 atlet serta pelatih dan ofisial. Kontingen Kudus dijadwalkan mengikuti pertandingan di 42 cabang olahraga.
“Yang ikut total ada 524 orang. Atletnya 396, sisanya pelatih dan ofisial. Kita akan mengikuti 42 cabang olahraga,” ungkap Sulistyanto.
Menghadapi ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut, KONI Kudus menargetkan perolehan 45 medali emas. Target itu meningkat dibandingkan capaian Porprov 2023, ketika Kudus mengoleksi 29 medali emas dan menempati peringkat ke-10.
“Target kita 45 medali emas. Estimasi kami, dengan raihan itu Kudus bisa berada di peringkat lima sampai delapan besar,” tuturnya.
Sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi penyumbang medali emas, di antaranya bulu tangkis, tenis meja, gulat, sambo, pencak silat, tinju, judo, atletik, petanque, gateball, barongsai, hingga bola basket.
Meski demikian, Sulistyanto mengakui anggaran persiapan Porprov Jateng 2026 lebih rendah dibandingkan sebelumnya. KONI Kudus menerima anggaran sekitar Rp7,5 miliar, sehingga diperlukan dukungan dari seluruh pengurus cabang olahraga agar pembinaan atlet tetap berjalan optimal.
“Anggaran yang kita terima sekitar Rp7,5 miliar. Memang dibanding Porprov sebelumnya lebih kecil karena kondisi efisiensi. Tapi mudah-mudahan tetap bisa maksimal. Kami juga berharap ada dukungan dari masing-masing pengurus cabang agar persiapan atlet berjalan optimal,” pungkasnya.
Porprov Jateng 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23–31 Oktober 2026 di Semarang Raya yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Salatiga, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Demak. Sejumlah pertandingan juga akan digelar di Kabupaten Blora.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa























