KENDAL, Lingkarjateng.id – Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) membantu Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memantau percepatan maupun kelayakan penyajian makanan MBG.
Hal itu dikatakan Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari yang ditunjuk sebagai Ketua Satgas MBG di wilayah setempat.
Ia menerangkan maraknya kasus keracunan MBG yang terjadi di beberapa daerah tentunya menjadi perhatian khusus. Sehingga dengan terbentuknya Satgas MBG yang melibatkan beberapa unsur, termasuk OPD terkait, dan Forkopimda ini menjadi upaya antisipasi kasus keracunan MBG.
“Intinya terkait dengan mengantisipaai kasus-kasus yang marak terjadi di kabupaten lain yaitu keracunan,” terang Pj Sekda Kendal, Selasa, 30 September 2025.
Ia menjelaskan, Satgas MBG akan membantu BGN dalam memantau seluruh proses di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, mulai dari pengolahan, pendistribusian, dan memastikan bahwa kualitas makanan yang disajikan benar-benar layak konsumsi.
“Satgas MBG ini untuk membantu program strategis dari Presiden Prabowo. Tentunya ini bukan mengambil alih tetapi membantu tugas-tugas dari BGN yang ada Kabupaten Kendal,” ungkapnya.
Selain itu, dengan adanya Satgas MBG ini juga diharapkan dapat mendukung percepatan program MBG di Kabupaten Kendal yang saat ini masih sekitar 26 SPPG dari target sekitar 93 SPPG.
“Hingga saat ini ada sekitar 26 SPPG yang operasional di Kabupaten Kendal yang melayani sekitar 88.574 siswa, 517 sekolah dan 1.207 balita, ibu hamil dan ibu menyusui,” tambahnya.
Selain itu untuk memastikan bahwa menu MBG sesuai standar kebersihan, kualitas sumber daya manusia (SDM), dan proses pengolahan makanan yang aman dan layak bagi masyarakat, pemerintah juga mewajibkan SPPG memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).
“Tadi kita dapat arahan dari Pak Menteri bahwa BGN harus berkoordinasi dengan Pemda. Termasuk SLHS ini diharapkan dipercepat, yang biasanya harus 3 bulan, ini 2 minggu harus keluar. Karena sertifikat ini menjadi salah satu syarat SPPG itu bisa beroperasi,” imbuhnya.
Sementara, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Kendal, Muhammad Faris Maulana menyambut baik adanya Satgas MBG. Menurutnya kehadiran Satgas MBG ini tentunya menjadi salah satu langkah kolaborasi dalam percepatan maupun pengawasan MBG di Kendal.
“Harapan kami semoga kedepan bisa lebih bersinergi terkait dengan pengawasan dan kegiatan lainnya,” ujar Faris.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar S
































