Kendal (lingkarjateng.id) – Dua rumah warga di Desa Bulak Kecamatan Rowosari ludes terbakar pada Jumat (10/4). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Diketahui rumah terbakar milik Istikharoh (56) dan Abdul Rozak (45) warga RT 2 RW 1.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari didampingi Kepala Dinas Sosial, Muntoha dan Ketua Baznas Kendal, Syamsul Huda memastikan kondisi para korban sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
“Kami hadir sesegera mungkin bersama Dinsos, Baznas, PMI didampingi kepala desa untuk menengok para korban kebakaran. Korbannya ada dua yaitu Ibu Istikharoh dan Bapak Abdul Rozak,” ujar Bupati, saat menemui korban di Desa Bulak, Sabtu (11/4).
Sejumlah bantuan berupa sembako, kebutuhan rumah seperti kasur dan lain sebagainya serta uang tunai kepada korban. Selain itu Pemkab Kendal bersama Baznas akan segera melakukan asesmen dan membantu pembangunan rumah milik Istikharoh yang ludes terbakar.
“Ibu Istikharoh ini termasuk Mustahik, jadi nanti kami bersinergi Baznas akan melakukan asesmen dulu, kemudian kita bangunkan kembali rumahnya,” ungkapnya.
Melihat kejadian kebakaran yang diduga bersumber dari korsleting listrik, ia berpesan agar seluruh warga tetap waspada dan mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Saya berpesan agar warga lebih sering mengontrol, karena kadang kita lalai ada saklar atau kabel-kabel yang sudah putus atau lecet-lecek. Karena itu juga bisa membahayakan,” pesannya.
Kepala Desa Bulak, Zaenal Alimin menerangkan, kejadian kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik yang berasal dari kotak meteran listrik yang terpasang di rumah Istikharoh.
Diungkapkan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu korban Istikharoh sedang berada di rumah tetangganya. Dan korban Abdul Rozak tidak berada di rumah lantaran masih bekerja di Semarang.
“Korsleting itu menimbulkan percikan api lalu membakar bagian bangunan rumah korban. Rumah korban sebagian besar berbahan kayu, sehingga api dengan cepat membakar dan merembet ke rumah anaknya Abdul Rozak yang bersebelahan,” terang Zaenal.
Zaenal mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kendal dan stakeholder terkait yang telah memberikan bantuan kepada korban. “Alhamdulillah tadi malam sudah ada donasi dari pintu ke pintu tapi belum bisa mencukupi. Jadi harapannya bisa dibantu pembangunan rumahnya walaupun tidak seperti sediakala,” harapnya.
Sementara, Istikharoh mengaku kejadian berlangsung sangat cepat dan api sudah menghanguskan seluruh rumahnya. Ia juga mengatakan tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.
“Saya mau ambil uang, HP dan surat-surat berharga sudah tidak bisa karena apinya besar sekali. Harapannya Ibu Bupati bisa membantu membangunkan rumah ini lagi dan membantu menguruskan surah-surat penting yang ikut terbakar,” harapnya.***
Jurnalis : Anik Kustiani
Editor : Fian































