PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Sebanyak 210 jemaah haji Kloter 14 SOC Tahun 2026 asal Kota Pekalongan tiba di Tanah Air dan disambut di GOR Jetayu, Selasa, 9 Juni 2026 dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Secara umum, para jemaah tiba dalam kondisi baik, meski kabar duka menyertai kepulangan tersebut.
Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, yang akrab disapa Aaf, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kepulangan para jemaah.
“Alhamdulillah, jemaah Kloter 14 yang berjumlah 210 orang tiba dengan lancar dan secara umum dalam kondisi baik,” ujarnya.
Namun demikian, satu jemaah dilaporkan wafat dalam perjalanan pulang. Almarhumah Hj. Nur Janah (68), warga Kradenan, meninggal dunia di dalam pesawat.
“Kita doakan semoga beliau husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambah Aaf.
Pemerintah Kota Pekalongan tidak menggelar prosesi penyambutan secara seremonial. Menurut Aaf, sebagian besar jemaah langsung dijemput oleh keluarga masing-masing setibanya di kota.
Meski demikian, ia berharap para jemaah yang telah menunaikan ibadah haji dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kami berharap para jemaah bisa membawa nilai perjuangan, kesabaran, dan ketakwaan yang didapat selama berhaji,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Pekalongan, Trieska Herawan, menjelaskan bahwa pada musim haji tahun ini, Kota Pekalongan memberangkatkan jemaah dalam dua kloter, yakni Kloter 14 dan Kloter 15.
“Kloter 14 berjumlah 210 jemaah dan tiba sekitar pukul 03.30 WIB, sedangkan Kloter 15 sebanyak 133 jemaah dijadwalkan tiba sekitar pukul 09.00 WIB di hari yang sama,” jelasnya.
Terkait jemaah yang meninggal dunia, Trieska menyebutkan bahwa jenazah almarhumah dijemput menggunakan mobil jenazah dari RSUD Bendan di Asrama Haji Donohudan, kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Ia pun berharap seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air senantiasa diberikan kesehatan.
“Kami juga berharap para jemaah dapat turut mendoakan agar pembangunan serta visi misi Kota Pekalongan berjalan dengan baik demi kemajuan daerah,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar





























