KABUPATEN SEMARANG, Lingkarjateng.id – Sebuah truk trailer muatan alat berat mengalami kecelakaan di ruas Jalan Bawen-Ambarawa, tepatnya di dekat dengan Puskesmas Bawen, Selasa malam, 13 Mei 2025.
Akibatnya, arus lalu lintas dari berbagai arah, baik itu Bawen-Ambarawa, Ambarawa-Bawen, Semarang-Salatiga, dan Salatiga-Semarang mengalami kemacetan yang cukup panjang dengan durasi cukup lama hingga malam hari, saat truk trailer tersebut mengalami kecelakaan.
Diketahui, bagian belakang truk trailer bermuatan alat berat dengan Nopol H 9582 JU itu menabrak sebuah bangunan kosong dengan lahan yang cukup luas saat mengalami kecelakaan.
Kapos Lantas Ambarawa, Ipda Yulius Dimas Aditya Pratama mengatakan bahwa truk trailer bermuatan alat berat itu tidak kuat menanjak saat melewati ruas Jalan Bawen-Ambarawa itu, hingga akhirnya bagian belakang truk tersebut terperosok ke sebuah bangunan kosong.
“Terperosok karena mundur saat tidak kuat menanjak, akhirnya bagian belakang truk trailer itu menabrak sebuah bangunan kosong di lahan yang ia terperosok itu hingga hancur bangunan tersebut,” ungkapnya di lokasi kejadian.
Ipda Yulius menambahkan, akibat kecelakaan tunggal tersebut, arus lalu lintas di persimpangan Bawen, Kabupaten Semarang mengalami kemacetan yang cukup panjang.
“Kemacetan ini dikarenakan sistem buka tutup yang kami lakukan, karena memang setengah badan truk ini berada di tengah-tengah jalan,” lanjutnya.
Pihaknya menambahkan, jika kepadatan arus lalu lintas saat truk trailer itu mengalami kecelakaan terjadi dari berbagai arah di Bawen. Diantaranya yaitu dari arah Kota Semarang, lalu dari arah Jalan Lingkar Ambarawa (JLA), dan dari arah Tuntang, Kabupaten Semarang.
“Kepadatan arus lalu lintas terjadi hingga beberapa meter, kalau dari arah Kota Semarang kepadatan kendaraan ini sampai di titik Kawasan Merakmati, kalau dari Tuntang atau Salatiga, kemacetan sampi Kampoeng Kopi Banaran, sedangkan dari arah Ambarawa, kepadatan lalu lintas sampai di Eling Bening saat kami berlakukan sistem buka tutup ini,” terang dia.
Disebutkannya kembali, proses evakuasi badan truk trailer bermuatan alat berat itu harus dibantu dengan ekskavator untuk mengangkat badan truk trailer yang terperosok.
“Sejumlah petugas selain mengatur arus lalu lintas juga melakukan bersih-bersih sisa puing-puing kecelakaan tunggal itu,” imbuhnya.
Kecelakaan yang membuat lalu lintas sejumlah ruas jalan itu mengalami kemacetan, Ipda Yulius bersyukur dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan pada kecelakaan tersebut.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Sekar S































