DEMAK, Lingkarjateng.id – Tim 23 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro sukses menggelar program pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi di Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Sosialisasi ditujukan kepada anggota Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Wanita Hebat Jagung Unggulan Rakyat (UMKM WAHE JAGUAR). Dilaksanakan di Balai Desa Jamus pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, kegiatan tersebut berfokus pada topik diversifikasi produk jagung lokal.
Sosialisasi dimulai dengan pemaparan tata cara pembuatan produk olahan jagung lokal yaitu susu dan bubur jagung sebagai alternatif produk olahan pangan yang bernilai tambah untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa, disertai pemberian informasi terkait perhitungan harga pokok produksi (HPP) dari produk susu dan bubur jagung.
Setelah itu, dilanjut pemberian edukasi pedoman gizi seimbang melalui program kerja BANG JAGO: Bangun Gizi dengan Jagung Olahan, yang menjelaskan terkait “Isi Piringku” berbasis jagung lokal. Kemudian pencerdasan terkait tata cara pembuatan dan pengajuan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi UMKM WAHE JAGUAR. Diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara Tim 23 KKN-T Undip dan anggota UMKM WAHE JAGUAR.
Harapannya, UMKM WAHE JAGUAR mampu mengimplementasikan rekomendasi yang telah diberikan oleh Tim 23 KKN-T Undip secara optimal dan berkelanjutan. Diversifikasi produk jagung lokal diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk UMKM, sehingga mendukung keberlanjutan ekonomi dan ketahanan pangan.
Penulis: Tim 23 KKN-T Undip Imelda Amelia Pramesti Eka Putri
































