KUDUS, Lingkarjateng.id — Sistem penerimaan murid baru (SPMB) di SMP 3 Bae, Kabupaten Kudus mayoritas diisi calon siswa dari jalur prestasi.
Ketua Panitia SPMB SMP 3 Bae, Marjuki, menyebutkan sebagian besar kuota di sekolahnya berasal dari jalur prestasi.
“Dari total 256, paling banyak diisi jalur prestasi ada 113 siswa, kemudian domisili 102, afirmasi 41, dan mutasi belum ada. Untuk jalur domisili, pendaftar terdekat jaraknya hanya 144 meter, sedangkan yang terjauh 3,9 kilometer,” ungkap Marjuki.
Ia menyarankan masyarakat yang ingin mendaftar agar mempertimbangkan jalur prestasi sebagai peluang terbesar.
Terlebih, menurutnya, banyak pendaftar jalur afirmasi yang akhirnya gagal karena tidak memenuhi syarat
“Sampai saat ini masih ada empat calon siswa yang belum bisa mengajukan akun,” tambahnya.
Dia menatakan kuota SPMPB di SMP 3 Bae belum terpenuhi hingga menjelang batas akhir pendaftaran pada Jumat, 27 Juni 2025. Tercatat, masih ada 71 kursi kosong dari 256 kuota siswa pada Kamis, 26 Juni 2025 pukul 15.55 WIB.
Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di SMP 2 Bae yang telah memenuhi seluruh kuotanya. Sekolah yang letaknya berdampingan dengan SMP 3 Bae ini sudah merampungkan pendaftaran.
“Semua kuota sebanyak 256 sudah terpenuhi. Jalur domisili diisi 102 siswa, prestasi paling banyak, afirmasi hanya sedikit, dan mutasi hanya satu,” kata Puji Astuti, Ketua Panitia SPMB SMP 2 Bae.
Hingga Kamis, 26 Juni 2025 beberapa sekolah lain yang masih menyediakan kuota siswa baru yakni SMP 4 Bae (65 kursi), SMP 2 Dawe (33 kursi), dan SMP 3 Jekulo (25 kursi).
Jurnalis: Fahtur Rohman
Editor: Ulfa






























