Demak (lingkarjateng.id) – Para pelajar di Kabupaten Demak diharapkan menjadi pelopor ketenteraman dan ketertiban umum, sekaligus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, dalam kegiatan Satpol PP Goes to School yang digelar di SMK Al Fadhila, Demung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Rabu (21/10).
Agus menjelaskan bahwa, kegiatan Satpol PP Goes to School menjadi sarana edukasi bagi para pelajar untuk meningkatkan kesadaran hukum, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Menurutnya, pelajar memiliki peran penting dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Namun demikian, generasi muda tidak hanya menjadi penerima edukasi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.
“Pelajar memiliki peran strategis dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Kami berharap mereka mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, dimulai dari lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat,” ujar Agus, Rabu.
Lebih jauh, Agus juga menyoroti tentang bahaya peredaran minuman keras (miras) yang masih banyak ditemukan dan menyasar para pelajar. Menurutnya, miras termasuk es moni, menjadi perhatian karena dikhawatirkan memengaruhi pergaulan dan merusak perilaku generasi muda.
“Kami mengimbau para siswa untuk tidak mudah tergiur mencoba minuman tersebut, sekalipun ditawarkan oleh teman sebaya atau dianggap sebagai bagian dari pergaulan,” tuturnya.
Sementara itu, Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (Prohukda) Satpol PP Kabupaten Demak, Mudji Santoso, menambahkan bahwa para pelajar juga diajak memahami berbagai perilaku yang dapat mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, sekaligus pentingnya mengambil peran positif dalam mencegah berkembangnya perilaku menyimpang di lingkungan sekitar.
Menurutnya, pelajar perlu dibekali pemahaman yang memadai agar mampu mengenali perilaku yang bertentangan dengan norma sosial maupun ketentuan hukum. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat membangun pergaulan yang sehat serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Melalui edukasi ini, kami mengajak para pelajar untuk menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, baik di sekolah maupun di masyarakat. Kesadaran untuk menaati aturan harus dimulai dari diri sendiri,” tuturnya.
Melalui edukasi dalam program Satpol PP Goes to School ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan pelajar mengenai peraturan dan hukum, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak baik, serta mampu menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. (lingkar network/Burhan)***
Editor : Ady Arfian





























