REMBANG, Lingkarjateng.id – Sebuah perahu nelayan dihantam ombak besar di perairan utara Desa Pangkalan, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jumat pagi, 6 Maret 2026.
Hantaman ombak tersebut membuat perahu yang ditumpangi dua nelayan kakak beradik terbalik dan sempat tenggelam. Keduanya berhasil diselamatkan oleh warga dan nelayan lain di sekitar lokasi.
Kedua korban diketahui bernama Ahmad Kurniawan dan Abdul Rokhim. Peristiwa tersebut sempat membuat suasana di sekitar pantai panik, karena kedua korban tidak langsung terlihat setelah perahu mereka terbalik.
Pelaksana Tugas Kepala Desa Pangkalan, Jumadi, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kondisi ombak saat kejadian memang cukup besar. Perahu milik korban terbalik pada jarak sekitar 200 meter dari bibir pantai.
“Waktu itu dua korban perahu terbalik sempat tenggelam,” ujarnya.
Menurutnya, beberapa saat setelah perahu terbalik, kedua korban akhirnya muncul ke permukaan. Nelayan yang berada di sekitar lokasi kemudian segera memberikan pertolongan sehingga keduanya dapat diselamatkan.
“Ramai sekali tadi, masyarakat membantu evakuasi. Alhamdulillah dua korban kakak beradik ini selamat. Yang kakaknya sudah beristeri dan punya anak, kalau adiknya belum berkeluarga,” imbuh Jumadi.
Peristiwa tersebut juga sempat membuat keluarga korban diliputi kecemasan. Sang ibu bahkan terus menangis karena khawatir anak-anaknya tidak selamat. Namun suasana berubah menjadi lega setelah keduanya ditemukan dalam kondisi selamat.
Sementara itu, Koordinator Unit Siaga Kantor SAR Rembang, Ahmad Nur Zain, mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Salah satunya dengan rutin memperbarui informasi prakiraan cuaca.
“Update cuaca, perhatikan fisik tubuh, kondisi perahu baik-baik saja atau tidak. Termasuk peralatan keselamatan disiapkan, misal ban bekas untuk pelampung,” terangnya.
Ia menegaskan, petugas Basarnas sebenarnya sudah bersiap menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi. Namun rencana keberangkatan dibatalkan setelah mendapatkan informasi bahwa kedua korban telah berhasil diselamatkan oleh warga dan nelayan setempat.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Sekar S































