BATANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang terus mendorong penguatan peran perempuan dalam pembangunan melalui kegiatan edukasi sistem pendidikan pemberdayaan perempuan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan kapasitas dan peran strategis perempuan di berbagai sektor.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, Joko Prasetyo, menegaskan bahwa perempuan kini memiliki peran yang semakin penting dalam keluarga dan masyarakat.
“Peran perempuan dalam keluarga kini semakin strategis, yaitu tidak hanya sebatas pengasuh rumah tangga tetapi juga bisa berkontribusi aktif dalam menopang ekonomi keluarga,” katanya di Batang, Rabu, 17 September 2025.
Ia menambahkan, upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan kesetaraan gender, tanpa mengesampingkan posisi laki-laki sebagai kepala keluarga.
“Hal ini sejalan dengan komitmen untuk menyetarakan derajat antara perempuan dengan laki-laki. Akan tetapi, peran laki-laki sebagai kepala keluarga tetap tidak bisa diabaikan,” ujarnya.
Joko menjelaskan bahwa pemberdayaan perempuan mencakup berbagai aspek, mulai dari pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga politik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga instansi, dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan perempuan yang berdaya.
“Harapannya adalah tentunya terbentuknya perempuan-perempuan Indonesia, khususnya di Batang yang mandiri dan berdaya di dalam alat pembangunan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Weni Ary Susanti, menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan diharapkan mampu menghasilkan perempuan yang mandiri, tangguh, dan menjadi pilar dalam pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen terus mendampingi perempuan agar mereka tidak berjalan sendiri dalam proses pemberdayaan. Dengan bimbingan, pelatihan, dan perlindungan yang berkelanjutan maka perempuan akan semakin kuat, percaya diri, dan mampu membawa perubahan positif bagi keluarga serta masyarakatnya,” kata Weni.
Jurnalis: Anta
Editor: Rosyid
































