Wisata Blora Waduk Tempuran Dilengkapi Wahana Sepeda Air

WAHANA: Percobaan penggunaan sepeda air di Waduk Tempuran di Desa Tempuran, Kecamatan Blora Kota oleh dua mahasiswa ITS Surabaya. (Istimewa/Lingkarjateng.id)

WAHANA: Percobaan penggunaan sepeda air di Waduk Tempuran di Desa Tempuran, Kecamatan Blora Kota oleh dua mahasiswa ITS Surabaya. (Istimewa/Lingkarjateng.id)

BLORA, Lingkarjateng.id – Daya tarik wisata Waduk Tempuran di Desa Tempuran, Kecamatan Blora Kota, Kabupaten Blora kini dilengkapi dengan fasilitas sepeda air. Fasilitas bantuan dari ITS Surabaya ini diserahkan kepada Bupati Blora, Arief Rohman pada Selasa, 2 Agustus 2022 sore.

“Sepeda airnya ada dua unit. Ini merupakan tindak lanjut permohonan Pak Bupati agar ITS bisa ikut memberikan pendampingan wisata di Desa Tempuran. Sehingga, kita buatkan sepeda air. Awalnya ingin perahu, namun nanti perawatannya mahal, sehingga kita cari jalan tengah sepeda air,” ungkap Dekan Dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS, Dr.Eng Trika Pitana, belum lama ini.

Untuk tahap awal ini, menurutnya, kapasitas sepeda air ini hanya bisa digunakan oleh penumpang dengan berat badan maksimal 55 kg.

“Wajib memakai pelampung dan tidak bisa digunakan berdua. Hanya satu orang satu sepeda. Ini juga bisa untuk olahraga karena menjalankannya manual dengan putaran pedal kaki, seperti halnya naik sepeda di darat,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Arief mengucapkan terima kasih kepada ITS yang telah melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Tempuran.

Matur nuwun Pak Dekan dan tim. Ini merupakan tindak lanjut kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dengan ITS Surabaya, yang beberapa waktu lalu kita jalin MoU dengan Pak Rektor. Semoga, ini bermanfaat untuk mendukung pengembangan wisata di Desa Tempuran. Ayo Dolan Tempuran,” ucap Bupati Arief.

Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini pun berharap kerja sama dengan ITS Surabaya ini tidak berhenti di Desa Tempuran saja.

“Masih ada 270 desa lainnya di Kabupaten Blora yang perlu pendampingan potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonominya. Semoga ke depan ITS bisa menyentuh desa-desa lainnya juga,” pungkas Bupati Arief. (Lingkar Network | Koran Lingkar)