PGN Makoda Pati Gelontorkan Bantuan untuk Korban Banjir

BAKTI SOSIAL: Patriot Garuda Nusantara (PGN) Markas Komando Daerah (Makoda) Kabupaten Pati menggelar bakti sosial untuk korban banjir di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati pada Sabtu, 16 Juli 2022. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

BAKTI SOSIAL: Patriot Garuda Nusantara (PGN) Markas Komando Daerah (Makoda) Kabupaten Pati menggelar bakti sosial untuk korban banjir di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati pada Sabtu, 16 Juli 2022. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Bencana banjir yang menerjang Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati pada Kamis, 14 Juli 2022 membuat komunitas, relawan dan organisasi masyarakat (ormas) sigap membantu korban bencana. Salah satunya, Ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN) Markas Komando Daerah (Makoda) Kabupaten Pati yang sigap menggelar acara Bakti Sosial di Balai Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso pada Sabtu, 16 Juli 2022.

Ketua PGN Makoda Pati, Supriyanto mengungkapkan, sebanyak 40 dus mi instan, 5 kuintal beras dan gula telah digelontorkan untuk korban banjir di Balai Desa Bulumanis yang telah disulap menjadi posko bencana.

“Disediakan logistik berupa beras dan mi instan, harapannya bisa digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak bencana. Kita serahkan secara simbolis pada Pemerintah Desa (Pemdes). Total mi instan ada 40 kardus, beras 5 kuintal dan juga gula,” terang Supriyanto.

MENDISTRIBUSIKAN: Proses pendistribusian mi instan kepada korban banjir di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso pada Sabtu, 16 Juli 2022. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

Supriyanto mengaku, kegiatan ini sebagai bukti kepedulian ormasnya terhadap masyarakat Kabupaten Pati yang membutuhkan. Ia berharap, bantuan yang diberikan oleh PGN Makoda Pati bermanfaat untuk korban banjir.

“Ini bukan kali pertama PGN melaksanakan Bakti Sosial. Tapi, sudah beberapa kali kita membantu saudara-saudara yang terkena bencana. Harapan kami dengan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” imbuhnya.

Selain itu, mewakili PGN Makoda Pati, Supriyanto ingin adanya kesadaran dari masyarakat untuk senantiasa merawat dan menjaga alam.

“Karena terjadinya bencana itu tidak terencana dan tidak terjadi di Kabupaten Pati saja. Saya rasa, itu mengingatkan kita kepada alam untuk senantiasa merawat alam. Masyarakat Pati harus merawat alam supaya bencana alam seperti ini tidak terjadi lagi,” tegasnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)