PURWOREJO, Lingkarjateng.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 36 Universitas Diponegoro (UNDIP) dari Jurusan Teknik Elektro melaksanakan program kerja Desa Tangkisan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.
Tim KKN-T 36 UNDIP melakukan peningkatan fasilitas penerangan lingkungan sebagai upaya mendukung keamanan, kenyamanan, serta aktivitas produktif masyarakat Desa Tangkisan.
Program ini meliputi kegiatan maintenance lampu jalan, pemasangan lampu emergency pada kandang ternak, serta penambahan penerangan di beberapa titik strategis guna menunjang aktivitas warga pada malam hari.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 15 Januari 2026 dan berlokasi di beberapa titik di Desa Tangkisan. Fokus kegiatan diarahkan pada akses jalan desa, area permukiman, serta kandang ternak yang dimanfaatkan sebagai lokasi pengolahan kotoran ternak untuk menghasilkan energi alternatif biogas, sehingga membutuhkan sistem penerangan yang memadai dan aman.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Teknik Elektro yang terdiri dari Benedictus Ivan Ryandy, Abid Nanta Legowo, Rifqi Nurrahman Putra, dan Wahyu Nursidik melaksanakan kegiatan penggantian dan peremajaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rusak di Desa Tangkisan.
Kegiatan ini meliputi pendataan kondisi PJU, penentuan titik lampu yang perlu diganti, instalasi lampu jalan dan lampu emergency pada kandang ternak, serta pengecekan fungsi pencahayaan agar sesuai dengan kebutuhan aktivitas warga dan kondisi lingkungan sekitar.
Selain itu, tim juga melakukan maintenance berupa perawatan dan perbaikan pada perangkat penerangan yang mengalami penurunan fungsi, serta memastikan aspek proteksi dan keamanan instalasi listrik melalui pengamanan kabel dan komponen kelistrikan sesuai standar keselamatan.

Pemasangan lampu emergency pada kandang ternak diharapkan dapat membantu warga dalam melakukan pengecekan ternak serta pengelolaan digester biogas, terutama saat terjadi pemadaman listrik atau pada malam hari. Dengan adanya penerangan yang lebih baik, proses pengolahan kotoran ternak menjadi biogas dapat berjalan lebih aman dan efisien.
“Kami merasa terbantu dengan adanya program penggantian dan peremajaan lampu penerangan ini. Kondisi jalan desa menjadi lebih terang sehingga aktivitas warga pada malam hari dapat berjalan dengan lebih aman. Penerangan di kandang ternak juga cukup membantu dalam menunjang kegiatan sehari-hari, terutama saat terjadi gangguan listrik akibat cuaca,” ujar Januar, salah satu pemilik ternak sapi di Desa Tangkisan pada Minggu, 18 Januari 2026.
Melalui program peningkatan fasilitas penerangan ini, kondisi penerangan di beberapa titik Desa Tangkisan menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya. Lampu jalan yang berfungsi dengan baik membantu aktivitas warga pada malam hari, sementara lampu emergency di kandang ternak mendukung kegiatan di area tersebut saat terjadi gangguan listrik.

































