Semarang (lingkarjateng.id) – Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk boks muatan paket dan menabrak 8 sepeda motor dan satu mobil pribadi jenis Mitshubishi Expander terjadi di overpass exit Tol Bawen pada Selasa (3/3) malam.
Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani menegaskan tidak ada korban meninggal dunia pada insiden kecelakaan itu. Diungkapkan kecelakaan disebabkan gagal fungsi rem pada truk boks yang melaju dari arah Semarang-Salatiga (Semarang-Solo), sekitar 18.30 WIB pada Selasa malam.
“Kami informasikan memang benar terjadi kecelakaan di turunan traffic light Exit Tol Bawen pada Selasa malam yang melibatkan sepuluh kendaraan,” kata AKP Lingga saat ditemui di Rumah Sakit At-Tin Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3) malam.
“Dimana kecelakaan itu disebabkan oleh sebuah truk boks muatan paket yang mengalami gagal fungsi rem kemudian menabrak delapan kendaraan sepeda motor dan satu mobil,” imbuhnya.
Lingga juga menegaskan bahwa informasi yang beredar di medi sosial (medsos) yang menyebutkan ada delapan korban meninggal dunia, itu tidaklah benar.
“Korban semuanya selamat, tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan dari kecelakaan tersebut. Total ada delapan korban yang mengalami luka-luka, dan kedelapan orang itu semuanya dari pengendara sepeda motor,” tegasnya.
Lanjut dia, seluruh korban masih dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit At-Tin Bawen, dan pihak keluarga juga sudah berdatangan untuk menjenguk dan menjaga keluarga serta kerabat yang menjadi korban luka-luka dari peristiwa tersebut.
Adapun kronologi pasti terjadinya kecelakaan di jalur yang banyak disebut warga sebagai jalur tengkorak itu, bahwa sekitar jam 18.30 WIB ada sebuah kendaraan wing boks bermuatan paket yang berjalan dari arah Semarang menuju Salatiga.
“Sesampainya di turunan traffic light Exit Tol Bawen terjadi laka lantas dan kendaraan truk wing boks yang mengalami gagal fungsi rem itu menabrak kendaraan-kendaraan yang berhenti di turunan traffic light Exit Tol Bawen,” terangnya.

AKP Lingga juga menekankan bahwa kedelapan korban tersebut dalam keadaan selamat, tidak ada yang meninggal dunia.
“Artinya, seluruh korban telah ditangani di Rumah Sakit At-Tin Bawen, dan berdasarkan informasi dari tim medis dan hasil koordinasi kami dengan pihak Rumah Sakit At-Tin ini sekarang ini bahwa enam dari delapan korban itu menjalani rawat inap di rumah sakit dan dua korban menjalani rawat jalan, sehingga dua diantaranya diperbolehkan pulang,” bebernya.
Disinggung soal penyelidikan atas terjadinya kecelakaan tersebut, Kasatlantas Polres Semarang menyebutkan bahwa saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan.
“Dan saat ini pihak sopir truk wing boks sudah kami amankan, dan dugaan awal dari hasil pemeriksaan kecelakaan tersebut, sopir mengalami gagal pengereman. Sehingga hal ini membutuhkan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini,” tegasnya.
Seperti diberitakan, kecelakaan mengerikan kembali terulang lagi di turunan traffic light Exit Tol Bawen ini terjadi pada Selasa (3/3) sekitar jam 18.30 WIB, dimana sebuah truk boks muatan paket bernopol F 9726 FG alami gagal fungsi rem di turunan traffic light Exit Tol Bawen. ***
Jurnalis : Hesty Imaniar
Editor : Fian





























