KENDAL, Lingkarjateng.id – Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di sepanjang Jalan Pantura di Kabupaten Kendal pada Selasa pagi, 11 November 2025.
Kecelakaan pertama melibatkan tiga truk yang terjadi di Jl Raya Soekarno-Hatta turut Desa Jenarsari Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.
Tiga truk Isuzu dump H-1600-MM, truk Mitsubishi AD-8315-AE, dan truk tangki Hino S-8658-HP terlibat kecelakaan beruntun sekitar pukul 04.35 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda Heru Ardiantoro mengungkapkan terkait kasus kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga truk tersebut masih dalam penanganan Polres Kendal.
“Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut,” jelasnya.
Adapun kronologi kecelakaan tiga truk tersebut bermula ketika truk Isuzu dump H-1600-MM melaju dari arah barat menuju ke timur atau dari Weleri ke Kendal di lajur kanan.
Namun, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), truk berbelok ke kanan atau bermaksud ke SPBU. Bersamaan itu, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi AD-8315-AE.
“Karena jarak sudah dekat pengemudi Kbm Mits Light truk AD-8315-AE tidak bisa menguasai laju Kbm-nya kemudian menabrak Kbm Isuzu Light truk dump H-1600-MM dari sisi kiri, selanjutnya bersamaan itu pula di belakang Kbm Mits Light truk AD-8315-AE telah melaju Kbm Hino truk tanki S-8658-HP, karena jarak sudah dekat akhirnya menabrak belakang Kbm Mits Light truk AD-8315-AE. Maka terjadilah laka lantas,” terangnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, satu pengemudi dilaporkan mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Sementara satu kejadian kecelakaan lainnya merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal sepeda motor Honda Vario H-3171-AMD yang dikendarai warga Kebonharjo, Yuliyati.
Korban menabrak taman jalan di Jalan Soekarno Hatta turut Kelurahan Bugangin sekitar pukul 06.15 WIB.
“Saat melaju dari arah timur menuju ke arah barat atau dari Semarang ke Kendal, pengemudi berjalan di lajur kanan, korban diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak taman jalan bagian tengah median jalan,” kata Ipda Heru Ardiantoro.
Korban diketahui meninggal dunia karena pendarahan di telinga dan hidung serta kepala belakang mengalami hematoma atau penumpukan darah. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Soewondo Kendal.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid





























