Demak (lingkarjateng.id) – Belasan rumah warga di Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, rusak setelah diterjang angin puting beliung. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (12/4) siang itu sempat membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Salah satu warga, Rina, mengaku panik saat angin mulai datang. Ia bersama keluarganya bergegas masuk ke dalam rumah untuk berlindung.
Angin kencang yang terjadi dalam waktu cukup singkat, namun dampaknya cukup besar. Atap rumah beterbangan, kanopi terangkat, hingga pepohonan tumbang di sejumlah titik.
“Panik semua, apalagi di sini banyak anak-anak. Saya langsung suruh mereka masuk ke dalam rumah. Ternyata angin makin kencang, langsung mengangkat kanopi,” ujarnya.
Meski hanya berlangsung sekitar lima menit, terjangan angin puting beliung tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan.
Saat dimintai konfirmasi, Kepala Desa Jamus, Muh Rifa’i, menyebutkan sedikitnya ada 19 rumah warga yang terdampak. Mulai dari tingkat kerusakan ringan hingga berat.
“Kurang lebih ada 19 rumah terdampak, dengan rincian 4 rusak berat, 1 rusak sedang, dan 14 rusak ringan,” ujar Rifa’i saat dihubungi pada Senin (13/4/2026).
Pasca kejadian, pemerintah desa bersama warga langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Warga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan serta memperbaiki bagian rumah yang masih bisa diselamatkan.
“Kami bersama warga bergotong royong untuk menangani rumah-rumah yang rusak,” tambahnya.
Rifa’i memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tegasnya.
Sementara itu, Babinsa Koramil 12/Mranggen, Serma Indro Lestari, turut turun ke lokasi membantu warga membersihkan reruntuhan bangunan.
“Kami bersama warga melaksanakan gotong royong, mengumpulkan reruntuhan rangka atap. Material yang masih layak akan dimanfaatkan kembali untuk membangun rumah warga,” ungkapnya.
Selain merusak rumah warga, angin puting beliung juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang yang sempat mengganggu akses di lingkungan setempat. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu.***
Jurnalis : M Burhan
Editor : Fian





























