DEMAK, Lingkarjateng.id – Bupati Demak Esti’anah menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Demak Tahun Anggaran 2025 pada Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam paparannya, Bupati Esti’anah menjelaskan bahwa pembangunan tahun 2025 merupakan kelanjutan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021–2026 dengan visi Demak Semakin Bermartabat, Maju dan Sejahtera.
“Fokus kami adalah memastikan pembangunan berjalan selaras dengan visi daerah, baik dari sisi tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas SDM, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam rapat paripurna di gedung DPRD Demak pada Selasa, 31 Maret 2026.
Visi pembangunan Demak dijabarkan dalam sejumlah misi strategis, di antaranya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan kehidupan masyarakat yang agamis, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Berbagai program unggulan telah dijalankan untuk mendukung capaian tersebut, mulai dari peningkatan layanan publik berbasis digital hingga percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat,” paparnya.
Bupati juga mengungkapkan capaian sejumlah indikator pembangunan daerah sepanjang 2025. Peningkatan harmonisasi kehidupan beragama yang mencapai 73,56 persen dari target tahun 2025, serta peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berbasis smart city yang mencapai 75 persen.
Selain itu, peningkatan kebersihan dan keindahan wilayah mencatat capaian 91,14 persen, sementara kualitas dan aksesibilitas layanan pendidikan dan kesehatan mencapai 98,07 persen dari target tahun 2025.
Di sektor lain, pengembangan inovasi daerah dan percepatan pemenuhan ekonomi masyarakat bahkan mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan. Begitu pula dengan peningkatan keberdayaan dan perlindungan sosial yang juga mencapai 100 persen dari target 2025.
Adapun untuk pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan pesisir, pertanian, dan pusat produksi, realisasi capaian mencapai 89,46 persen dari target tahun 2025.
Eisti’anah menegaskan capaian pembangunan tahun 2025 menjadi bahan evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif untuk meningkatkan kinerja pembangunan ke depan.
Ia berharap DPRD dapat memberikan masukan dan rekomendasi konstruktif agar pelaksanaan pembangunan ke depan bisa lebih optimal dan tepat sasaran.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Ulfa
































